Tips Menentukan Topik dan Keyword yang Tepat
Masih seputar pertanyaan yang diajukan di grup WA free webinar DUMET School. Ada yang sempat bertanya seperti ini:
“Ada tips untuk promosi jasa pelatihan? Adakah tools yang bisa digunakan untuk cari tahu topik apa yang sedang audiens butuhkan dan cara membuat keyword yang efektif?”
Jawabannya, sebenarnya simpel: riset kompetitor dan riset keyword. Tapi, jika dijelaskan secara detail di grup WhatsApp tidak akan cukup. Nah, di artikel ini, aku akan bantu jelaskan sedikit jawaban dari pak Renra dengan pembahasan yang lebih ringan dan mudah dicerna.
1. Riset Kompetitor
Sebelum memulai promosi, coba cek terlebih dahulu siapa saja yang sudah menawarkan jasa serupa. Misalnya kita menawarkan pelatihan baking, cari tahu:
- Apa topik yang mereka angkat di konten atau landing page-nya?
- Kata-kata apa yang sering dipakai di judul atau iklannya?
- Bagaimana cara mereka membujuk audiens?
Untuk mengeceknya, kita bisa menggunakan tools seperti:
- Meta Ads Library: untuk lihat iklan kompetitor di Facebook/Instagram
- Ads Transparency Center: untuk lihat iklan kompetitor di Google Ads
- Cari manual di Google atau socmed, jika menemukan iklannya bisa langsung dicatat
Melihat kompetitor bukan untuk meniru mereka, tapi kita bisa melakukan riset, mecari celah, dan inspirasi dari apa yang sudah berhasil.
2. Riset Keyword
Setelah tahu kompetitor selalu membahasa topik apa, saatnya lakukan riset keyword. Kita dapat menggunakan tools riset keyword seperti:
- Google Trends: untuk melihat topik menarik yang sedang banyak dibahas
- Ubersuggest / Ahrefs / Semrush: untuk melihat volume pencarian, keyword turunan, dan keyword yang berpotensi
- Autocomplete Search: manfaatkan kolom pencarian di socmed, Google, dan YouTube untuk melihat kata kunci yang disarankan
Carilah keyword yang relevan dengan jasa yang ditawarkan, punya volume pencarian yang oke, dan sesuai dengan apa yang audiens butuhkan. Jangan asal pilih keyword yang ramai dan banyak dicari, tapi ternyata tidak nyambung sama sekali dengan pelatihan yang ditawarkan.
3. Gabungkan Insight-nya ke dalam Promosi
Setelah kita mendapatkan topik dan keyword, kita tinggal mengolahnya menjadi materi promosi:
- Buat konten yang edukatif dan relevan seputar topik yang dicari
- Jika ingin sekalian promosi, gunakan teknik soft-selling
- Optimalkan dan perbaiki landing page dengan menyisipkan target keyword
- Gunakan keyword tersebut di judul, caption, dan bahkan tulisan atau ucapan dalam iklan
Jadi, kita tidak hanya sekadar promosi, tapi juga menjawab kebutuhan yang benar-benar dicari orang dan memberikan mereka solusi dari permasalahan mereka.
Kesimpulan
Melakukan promosi untuk jasa pelatihan tidak bisa sembarangan, apalagi berharap akan ada langsung banyak orang yang membelinya. Kita harus tahu apa yang audiens butuhkan dan bagaimana cara mereka mencarinya. Mulailah dengan melakukan riset kompetitor dan riset keyword, setelah itu, kita bisa membuat campaign promosi yang lebih tepat sasaran.
Nah, untuk kamu pengen yang ingin belajar lebih dalam soal strategi digital marketing, DUMET School punya program Go Digital Bootcamp yang akan dilaksanakan tanggal 14-18 Juli 2025.
Daftar sekarang di s.id/BootcampDM
Webinar Gratis 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024
Python Developer, Data Science, Web Application
Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB
(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)