Bagaimana Cara Menentukan Target Audiens untuk Brand?

Banyak pebisnis pemula yang salah kaprah ketika pertama kali jualan online. Kebanyakan dari mereka berpikir bahwa semua orang bisa membeli produk atau jasa mereka. Karena katanya, semakin banyak yang melihat konten mereka, maka peluang membeli akan menjadi lebih besar. Tapi, ternyata hal ini salah! Mungkin benar ada banyak yang melihat. Tapi, tanpa strategi yang tepat, kita tidak bisa menjual produk sesuai dengan harapan.

Agar produk atau jasa yang kita tawarkan tepat sasaran dan mendapatkan banyak konversi, kita harus bisa menentukan target audiens yang tepat. Sama halnya dengan memilih kata kunci yang tepat, menentukan audiens juga harus dengan strategi yang tepat. Jadi, tidak bisa asal menargetkan untuk semua orang. Jadi bagaimana cara menentukan target audiens yang tepat? Yuk, kita bahas bersama agar produk atau jasa kita menjadi lebih tepat sasaran!

1. Kenali Produk Sendiri

Banyak pemilik bisnis yang ga sadar kalau ternyata mereka bahkan ga kenal dengan produk sendiri. Kebanyakan dari mereka hanya berpikir ingin menjual sesuatu tanpa tahu beberapa hal ini:

  • masalah apa yang dapat diselesaikan oleh produk?
  • siapa saja yang paling butuh produk atau jasamu?
  • apa keunikan produkmu daripada yang lain?

Misalnya, kamu menjual pakaian kerja wanita dengan berbagai macam model. Berarti audiensmu kemungkinan adalah perempuan berusia produktif yang baru saja lulus sekolah hingga usia 30an.

2. Riset Audiens yang Sudah Ada

Jika aktif membuat konten di media sosial, kita dapat melihat insight-nya untuk meriset audiens dan mencari tahu audiens mana saja yang tertarik dengan produk atau jasa kita dengan cara:

  • melihat laporan demografi di Instagram atau TikTok Studio
  • mencari tahu siapa yang paling sering berinteraksi dengan akun media sosial dan marketplace kita
  • mengecek dan membalas DM yang masuk

Dengan melakukan hal-hal tersebut, kita bisa mendapatkan gambaran, kira-kira siapa saja yang paling cocok menggunakan produk atau jasa kita.

3. Cek Kompetitor

Karena memiliki produk atau jasa yang sama, biasanya kompetitor juga akan menargetkan audiens yang sama dengan kita. Perhatikan bagaimana mereka melakukan promosi. Siapa saja yang mereka targetkan dan bagaimana respon audiens-nya? Kita dapat mempelajarinya dari konten-konten yang mereka buat. Tapi, pastikan agar kita tidak asal ikut-ikutan kompetitor. Tetap sesuaikan target audiens sesuai dengan karakter brand sendiri.

4. Uji Coba dan Evaluasi

Target audiens bisa berubah-ubah tergantung dengan waktu dan produk yang kita keluarkan. Jadi, teruslah lakukan uji coba mulai dari konten hingga campaign iklan ke audiens yang berbeda. Dari situ kita bisa menemukan audiens mana yang paling cocok dan lakukan evaluasi setelahnya.

Kesimpulan

Menentukan target audiens tidak bisa sembarangan. Pastikan agar kita tidak berpikir untuk menargetkan banyak orang. Tapi, fokus dengan orang-orang yang paling membutuhkan dan tertarik dengan produk kita.

Jika kamu ingin belajar lebih dalam mengenai target audiens dan strategi digital marketing untuk mengembangkan brand, DUMET School punya paket kursus digital marketing yang materinya lengkap dan terstruktur. Kamu akan dibimbing langsung oleh instruktur yang sudah berpengalaman selama belasan tahun.

Langsung aja hubungi admin DUMET School untuk informasi lebih detail mengenai kursusnya.

Semoga artikel Bagaimana Cara Menentukan Target Audiens untuk Brand ini bermanfaat ya! Sampai jumpa di artikel yang selanjutnya :)

23 April 2025

Webinar Gratis 2024


Selanjutnya Pada Bulan Maret 2024

Sabtu, 09 Maret 2024


10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024

Python Developer, Data Science, Web Application

Kursus Python Django Web Application 2024 di DUMET School Mini Bootcamp Backend Laravel 11 Bulan Mei 2024 di DUMET School
Webinar Selanjutnya Mei 2024

Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB

(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)

chat