Search Campaign Sepi Konversi? Coba Strategi Hybrid Ini!
Masih fresh from the oven. Tadi pagi, ada yang bertanya di grup FREE Webinar Google Ads DUMET School tentang campaign search yang sudah berjalan selama sebulan. Pertanyaan ini diajukan oleh kak Ari. Jadi, katanya objective-nya pakai "Leads" karena memang tujuannya untuk mendapatkan calon klien dari buat jasa interior rumah yang dikelolanya. Tapi, setelah sebulan berjalan, hasilnya masih belum bagus. Dengan budget Rp100.000 per hari, campaign cuma berhasil mendapatkan sekitar 30 leads saja.
Lalu kak Ari bertanya "apa lebih baik ganti ke objective Traffic biar kliknya banyak dulu?"
Founder dan CEO DUMET School, pak Agustinus menjawab seperti ini:
Tidak ada yang 100% benar atau salah, karena semuanya tergantung dari kondisi campaign saat ini. Tapi, ada beberapa hal yang bisa dipertimbangkan sebelum buru-buru mengubah objective.
Objektif Sudah Tepat, Tapi Kok Sepi?
Secara teori, objective leads memang paling pas jika kamu ingin mendapatkan konversi yang berkualitas. Google akan membantu kita mencari orang yang kemungkinan besar akan mengisi form atau klik tombol WhatsApp.
Tapi, kalau hasilnya masih kecil, bisa saja beberapa alasan berikut ini jadi kendalanya:
1. Fase learning belum optimal
Seperti yang kita ketahui, Google pasti akan melewati masa belajar untuk mengenal campaign kita lebih dalam. Oleh karena itu, Google membutuhkan data untuk mempelajarinya. Idealnya, kita membutuhkan 15-30 konversi per minggu agar AI menjadi lebih pintar. Tapi, jika baru mendapatkan 30 leads dalam 30 hari, berarti ada yang salah karena Google masih kekurangan informasi.
2. Landing Page Belum Meyakinkan
Periksa ulang bagian headline, call to action, serta seberapa cepat halaman tersebut bisa dibuka oleh pengunjung. Bisa jadi, orang sudah klik URL, tapi akhirnya tidak jadi isi form karena loading-nya lama, atau bisa juga karena tampilannya tidak meyakinkan.
3. Targeting Belum Tepat
Pastikan kata kunci yang digunakan sudah tepat. Bisa jadi, kata kunci yang kita gunakan terlalu umum, terlalu spesifik, atau bahkan mungkin karena terlalu banyak persaingan. Evaluasi kembali daftar keyword yang digunakan dan cek juga negative keyword-nya.
Apa Perlu Ganti ke Traffic?
Mengalihkan objektif ke traffic dengan opsi Maximize Click bisa jadi langkah awal untuk mengumpulkan data lebih cepat sebelum fokus ke konversi. Tapi, tentu saja tujuannya bukan untuk langsung mendapatkan leads. Tapi, untuk:
- Menambah pengunjung ke website
- Membantu Google untuk mempelajari data campaign
- Validasi, mengetahui kira-kira masalahnya ada di targeting atau landing page
Ingat ya! Banyak klik belum tentu banyak konversi. Kita bisa saja mendapatkan 300 klik tapi tetap nol konversi jika landing page belum meyakinkan.
Strategi Hybrid
Jika masih terasa membingungkan, kamu bisa mencoba strategi campaign sepi konversi, "hybrid" yang menggabungkan Traffic dan Leads. Bagaimana caranya?
- Mulai dengan "Maximize Clicks" selama 5-7 hari, agar bisa mengumpulkan data dengan lebih cepat
- Setelah Google mendapatkan cukup data dan pengunjung, ubah menjadi "Maximize Conversions"
- Perbaiki dan pastikan landing page, tracking conversion, dan keyword sudah tepat
Dengan menggunakan strategi ini, bisa membantu campaign menjadi lebih stabil dan efisien dari awal.
Kesimpulan
Campaign yang tidak memberikan konversi bukan berarti objective-nya salah total. Bisa jadi, masalahnya ada di fase learning, landing page, atau targeting. Lakukan evaluasi dan jangan ragu untuk mencoba strategi campaign sepi konversi lain seperti, hybrid.
Jika kamu ingin belajar lebih dalam tentang strategi beriklan dan praktik langsung dengan instruktur yang ahli dan berpengalaman, kamu bisa mengikuti kursus Google Ads atau Mini Bootcamp yang akan segera hadir di DUMET School. Di sana kamu akan belajar bareng dari study case nyata dan langsung uji strategi yang paling tepat untuk bisnismu.
Sampai jumpa di kelas ya!
Webinar Gratis 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024
Python Developer, Data Science, Web Application
Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB
(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)