Tips Membuat Video yang Cocok untuk Anak-Anak
Tips Membuat Video yang Cocok untuk Anak-Anak - Saat ini,
konten yang ditujukan untuk anak-anak sangat beragam dan bahkan bisa memberikan
banyak viewers! Sebagai contoh, konten video anak-anak yang memiliki
banyak viewers adalah video musik Baby Shark yang hingga saat artikel
ini ditulis sudah mencapai 14 Miliar viewers! Belum lagi video-video
lainnya seperti Cocomelon, Babybus, Blippi, Vlad and Niki, Diana and Roma, dan sebagainya.
Mengetahui ini, berarti ada potensi yang cukup besar, bukan? Membuat video
untuk anak-anak bisa membantu konten video kita untuk mendapatkan tayangan yang
lebih banyak dan konsisten mendapatkan views secara terus menerus karena
anak-anak cenderung akan terus mengulang video yang mereka sukai.
Kalau kamu merasa tertarik membuat konten video yang dikhususkan untuk
anak-anak, mungkin tips membuat video yang cocok untuk anak-anak berikut ini akan membantumu!
1.
Buat Video yang Ceria dan Berwarna
Anak-anak identik dengan sikap ceria dan suka dengan hal yang berwarna. Oleh
karena itu, banyak video anak-anak yang berwarna-warni dan memberikan kesan
ceria. Tapi, buatlah susunan warnanya cocok dan tidak membuat pusing. Bukan
hanya sekadar berwarna, tapi tetap enak dan nyaman di mata.
2.
Ide Tema Video
Jika bingung ingin membuat video jenis apa, DUMET School punya beberapa
rekomendasinya nih! Video-video bertema seperti ini biasanya akan ramai
ditonton oleh anak-anak:
Video
Musik
Kita bisa membuat video musik sendiri, entah itu membuat musiknya sendiri atau
membayar lisensi musik anak-anak yang sudah ada dan mengubah atau mengaransemen
lirik dan musiknya. Namun, cara ini cukup sulit dan membutuhkan banyak budget.
Jadi, jika ada modalnya, membuat video jenis ini bisa coba dilakukan!
Review
Mainan
Karena anak-anak masih suka bermain, membuat video unboxing dan review mainan pasti
bisa membuat anak-anak terpikat dan mau menontonnya. Apalagi mainan ada banyak
jenisnya dan sangat beragam, jadi, kita tidak akan kehabisan ide untuk membuat
videonya.
Review
Playground
Masih berhubungan dengan yang sebelumnya, selain bermain di rumah, anak-anak
juga akan selalu menantikan untuk bermain di playground yang berada di
taman, mall, hotel atau lokasi lainnya. Membuat video jenis ini juga pasti akan
terasa sangat menyenangkan karena kita bisa sambil berkeliling, bermain dan
jalan-jalan.
Roleplay
Mainan
Jika pada review mainan kita hanya unboxing, memperlihatkan dan
mengulas mainan, pada roleplay mainan kita akan memainkan peran sebagai
mainan. Kamu pasti pernah bukan bermain "BP", barbie, atau melihat
video yang didalamnya misalnya ada mainan truk atau mobil yang sedang
berjalan-jalan?
Setelah itu, saat mobilnya mengenai batu akan ada yang berbicara "wah,
kita akan tertabrak!", "hati-hati, ada air di sana!",
"rumputnya sangat tinggi, ya!", dan sebagainya. Itulah contoh dari
video roleplay mainan.
ASMR
Siapa bilang yang suka dengan Autonomous Sensory Meridian Response (ASMR)
hanya remaja dan dewasa saja? Anak-anak juga ternyata suka dengan video-video
ASMR! Kita bisa membuat video sedang memakan permen, gula-gula, minuman atau
sejenisnya yang biasanya memiliki banyak warna, karakter dan bentuk unik dengan
mendekatkan mulut ke mic agar suara pecahan permennya terdengar.
3.
Pilih Jenis Font yang Mudah Dibaca Anak
Mungkin kamu ingin memasukkan subtitle atau text ke dalam video. Pastikan untuk memilih jenis font yang mudah dibaca, terutama oleh anak-anak.
Jangan berpikir untuk memasukkan jenis font yang aesthetic atau unik
karena tulisan ini akan dilihat oleh anak-anak.
4.
Perhatikan Sikap dan Etika
Jika kita akan membuat video untuk anak-anak, pastikan untuk bersikap bijak
dengan memperhatikan sikap dan etika di dalam video. Berikan contoh yang baik,
aman, dan tidak merugikan anak-anak. Jangan sampai membuat video yang penuh
dengan kata umpatan atau sikap yang buruk.
5.
Kolaborasi dengan Influencer yang Banyak Disukai Anak-Anak
Tips terakhir yang bisa dicoba adalah melakukan kolaborasi dengan influencer
yang memiliki target audiens anak-anak juga. Perhatikan followers dan subscriber
mereka di media sosial. Cari tahu juga engagement akun media sosial
mereka.
Kesimpulan
Membuat video untuk target anak-anak bisa jadi terasa menyenangkan dari proses
membuatnya hingga selesai. Cobalah tips-tips yang sudah disebutkan di atas
untuk mengembangkan akun creator khusus untuk anak-anak.
Jika ingin membuat isi dari videonya menjadi lebih menarik lagi, kamu bisa
mengambil paket kursus motion
graphic atau kursus
video editing yang ada di DUMET School. Kamu akan belajar dan
dibimbing oleh instruktur yang memang sudah ahli dan berpengalaman di bidang
video editing. Segera hubungi admin kami ya untuk informasi yang lebih detail
mengenai kursus motion graphic dan kursus video editing ini!
Semoga Tips Membuat Video yang Cocok untuk Anak-Anak ini bermanfaat ya! Sampai
jumpa di artikel yang berikutnya! :)
Webinar Gratis 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024
Python Developer, Data Science, Web Application
Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB
(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)