Pomelli, Solusi Instan untuk Kebutuhan UMKM

Beberapa minggu lalu sebelum lebaran, aku sempat sering melihat nama Pomelli muncul di timeline. Awalnya aku kira ini hanya salah satu tools desain biasa. Tapi, karena cukup ramai dibahas, akhirnya aku coba cari tahu dan langsung penasaran untuk mencobanya. Setelah dicoba, ternyata konsepnya cukup menarik, terutama buat pelaku UMKM yang butuh visual cepat tanpa harus ribet produksi. Apalagi Pomelli juga termasuk salah satu produk Google yang tidak usah diragukan lagi kecanggihannya.

Apa Itu Pomelli?

Pomelli adalah salah satu produk Google Labs yang bisa membantu kita untuk membuat visual produk secara instan. Jadi, kita tidak perlu photoshoot manual atau setup studio sendiri. Cukup masukkan data atau aset yang dibutuhkan, lalu sistem akan menghasilkan visual yang terlihat profesional. Untuk UMKM yang baru mulai atau belum punya budget besar untuk foto produk, ini bisa jadi solusi yang cukup membantu.

Kenapa Banyak yang Bahas?

Dari yang aku lihat, yang pertama Pomelli ramai dibahas menjelang lebaran karena banyak bisnis yang lagi butuh konten promosi cepat. Momen seperti ini biasanya jadi peak season, jadi semua harus serba cepat.

Yang kedua, ada banyak UMKM yang belum memiliki foto produk proper, bisa karena keterbatasan budget atau memang belum sempat. Jadi, daripada harus menunggu jadwal photoshoot atau desain manual, banyak yang akhirnya mencoba solusi instan seperti ini. Dan ternyata hasilnya cukup layak untuk dipakai di media promosi.

Cara Kerja Pomelli

Waktu aku coba, ternyata langkahnya cukup simpel dan tidak ribet. Ini cara kerjanya:

1. Akses website labs.google.com/pomelli

2. Klik tombol Let's get started


3. Klik tombol Let's go


4. Masukkan URL website lalu klik Continue


5. Tunggu sampai Pomelli selesai menganalisis website


6. Pomelli akan mengumpulkan aset seperti gambar, warna, dan elemen visual. Kalau dirasa kurang, bisa ditambah atau dihapus sesuai kebutuhan

7. Klik Looks good kalau sudah sesuai


8. Setelah itu, Pomelli akan memberikan rekomendasi desain, bahkan kita juga bisa generate campaign dan photoshoot secara otomatis


Dari sini sudah kelihatan kalau prosesnya dibuat sepraktis mungkin, bahkan untuk yang tidak punya background desain atau fotografi.

Pengalaman Saat Mencoba

Waktu aku coba, yang langsung terasa adalah kemudahannya. Tidak perlu setting yang rumit. Tinggal ikuti alurnya, dan hasil visual sudah bisa didapat.

Nah, karena produk dari DUMET School tidak berbentuk fisik, aku merasa lebih cocok menggunakan hasilnya untuk kebutuhan banner atau materi promosi digital. Hasilnya cukup clean dan bisa langsung dipakai tanpa banyak revisi.

Dan untuk yang punya produk fisik, ini bisa jadi kesempatan emas karena hasilnya bisa lebih maksimal. Visual yang dihasilkan terasa seperti hasil photoshoot proper, lengkap dengan pencahayaan dan komposisi yang sudah rapi.

Tapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, karena Pomelli membutuhkan website untuk menganalisis DNA bisnis, kita memang harus mempersiapkan website terlebih dahulu. Lalu, bagaimana dengan UMKM yang tidak memiliki website? Ada cara mudah untuk mengakali sistem!

1. Buat landing page di website builder gratis

Kalau kamu belum punya website, kamu bisa buat landing page sederhana di website builder gratis. Ada banyak yang bisa digunakan, seperti google sites, blogspot, wordpress, wix, dan sebagainya.

Di dalamnya, kamu bisa masukkan logo, gambar produk, dan informasi produk. Setelah itu, kamu bisa masukkan URL landing page tersebut ke Pomelli.

2. Masukkan URL platform food delivery kalau sudah terdaftar

Kalau kamu punya produk makanan atau minuman yang sebelumnya sudah pernah terdaftar di platform layanan pesan antar makanan, seperti GoFood, GrabFood, ShopeeFood, dan sebagainya, cobalah untuk memasukkan URL profile tokomu.

Biasanya, mungkin dia tidak akan bisa mengambil keseluruhan data karena berasal dari pihak ke tiga. Tapi, kalau sudah berhasil sampai di bagian Your Business DNA, kita bisa masukkan manual mulai dari logo, kombinasi warna, hingga foto produk.

3. Masukkan URL marketplace kalau sudah terdaftar

Sama seperti poin nomor 2, kalau produkmu adalah produk yang sudah terdaftar di marketplace, cobalah untuk memasukkan URL marketplace-nya. Mungkin Pomelli tidak bisa memasukkan data dari marketplace, tapi sama seperti sebelumnya, kalau berhasil masuk bagian Your Business DNA, masukkan semua data secara manual.

Cocok untuk Siapa?

Pomelli cocok untuk pelaku UMKM yang butuh konten visual cepat dan praktis. Terutama untuk yang belum punya tim desain atau belum sempat melakukan photoshoot sendiri. Selain itu, tools seperti ini juga membantu saat butuh banyak variasi konten dalam waktu singkat. Misalnya untuk promo, campaign musiman, atau kebutuhan marketplace.

Kesimpulan

Pomelli jadi salah satu solusi instan yang menarik untuk kebutuhan visual UMKM. Dari yang awalnya ramai dibahas di media sosial, ternyata setelah dicoba memang cukup membantu, terutama dari sisi kecepatan dan kemudahannya.

Walaupun tidak sepenuhnya menggantikan proses desain atau photoshoot profesional, tools seperti ini bisa jadi alternatif yang praktis untuk kebutuhan sehari hari. Buat yang ingin hasil cepat tanpa ribet, Pomelli bisa jadi pilihan yang layak dipertimbangkan.

25 Maret 2026

Webinar Gratis 2024


Selanjutnya Pada Bulan Maret 2024

Sabtu, 09 Maret 2024


10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024

Python Developer, Data Science, Web Application

Kursus Python Django Web Application 2024 di DUMET School Mini Bootcamp Backend Laravel 11 Bulan Mei 2024 di DUMET School
Webinar Selanjutnya Mei 2024

Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB

(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)

chat