Menggunakan fungsi error_reporting() pada PHP

Kemungkinan error pada PHP sangat bergantung pada pola penulisan dari si programmer yang  membuatnya. Mungkin kita pernah membuat program dengan PHP di localhost berjalan dengan baik, tetapi saat diupload ke hosting muncul banyak error. Salah satu penyebabnya adalah perbedaan setting error_reporting dalam konfigurasi PHP yang ada di php.ini.

Berikut berbagai kemungkinan tampilan error terkait setting error reporting

  1. Undefined variable
    Misal kita mempunyai coding seperti berikut ini:
    <?php
    // mematikan semua error reporting
    error_reporting(0);

    // memunculkan report error
    error_reporting(E_ALL);

    echo "Namaku adalah $nama";
    ?>

    Maka akan muncul error seperti berikut ini:
    Notice: Undefined variable: nama in D:\dumetschool\error_reporting\e_all.php on line 8
    Namaku adalah

    Untuk mengatasinya adalah mengubah error reporting dari error_reporting(E_ALL) ke error_reporting(E_ALL & ~E_NOTICE) seperti contoh berikut ini:
    <?php
    // mematikan semua error reporting
    error_reporting(0);

    // memunculkan report error kecuali E_NOTICE
    error_reporting(E_ALL & ~E_NOTICE);

    echo "Namaku adalah $nama";
    ?>
  2. Non-static method
    Misal kita mempunyai class dengan coding seperti berikut ini:
    <?php
    // mematikan semua error reporting
    error_reporting(0);

    // memunculkan report error
    error_reporting(E_ALL);

    class Situs {
        public function  coba()
        {
            echo "percobaan ya";        
        }
    }

    Situs::coba();
    ?>

    Saat kita jalankan maka akan muncul error:
    Strict Standards: Non-static method Situs::coba() should not be called statically in D:\dumetschool\error_reporting\e_stric01.php on line 15
      
    Untuk mengatasi ubah error_reporting(E_ALL) ke error_reporting(E_ALL  & ~E_STRICT) seperti contoh berikut ini:
    <?php
    // mematikan semua error reporting
    error_reporting(0);

    // memunculkan report error
    error_reporting(E_ALL  & ~E_STRICT);

    class Situs {
        public function  coba()
        {
            echo "percobaan ya";        
        }
    }

    Situs::coba();
    ?>

 

 

Kita mungkin ingin menjalankan setting error_reporting tidak dalam setiap script PHP tetapi berlaku umum untuk server kita. Untuk membuat setting permanen maka dapat diset dalam php.ini misalnya :
error_reporting=E_ALL & ~E_NOTICE & ~E_STRICT & ~E_DEPRECATED

Baiklah teman-teman, kita telah membahas tentang menggunakan fungsi error_reporting pada PHP, dengan begini kita lebih bisa mengontrol error yang ada pada php.

22 Mei 2017

Webinar Gratis 2024


Selanjutnya Pada Bulan Maret 2024

Sabtu, 09 Maret 2024


10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024

Python Developer, Data Science, Web Application

Kursus Python Django Web Application 2024 di DUMET School Mini Bootcamp Backend Laravel 11 Bulan Mei 2024 di DUMET School
Webinar Selanjutnya Mei 2024

Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB

(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)

chat