Mengenal Lebih Jelas tentang Output Buffering

Pengelolaan buffer pada sebuah website merupakan hal yang sangat penting, perlu diketahui bahwa pengolahan buffer juga bias menjadi potensi besar bagi user experience atau pengalaman bagi pengguna.

Misalnya saja ketika kalian meload sebuah artikel atau sebuah website pasti ketika meload data jika tanpa pengolahan output buffer yang baik maka browser selalu akan mereload data website yang sama.

Dengan pengolahan output buffer yang baik, kita bisa mengontrol mana saja komponen yang akan atau harus di reload dan membuat proses perpindahan halaman bias lebih cepat dalam website tersebut

Baiklah teman-teman, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sebuah penjelasan singkat tentang penggunaan ob_start  dan ob_end_flush. Kedua fungsi tersebut adalah fungsi yang ada untuk menangani output buffer pada sebuah website.

Pengertian singkatnya, ob_start adalah fungsi yang digunakan untuk mengaktifkan penyimpanan output pada browser terhadap halaman tertentu.

Tujuan dari pengaktifan penyimpanan output buffer adalah agar output php yang dihasilkan pada halaman website yang sudah di load secara penuh dapat tersimpan, sehingga ketika user mereload halaman website, browser tidak perlu lagi menarik ulang data / output yang sudah tersimpan.

Contoh penggunaannya seperti ini

<?php
           ob_start( ) ;
            echo ‘Test Output’ . ‘<br / >’ ;
           $buff = ob_get_contents( ) ;
            echo $buff ;
?>

Pada contoh baris kode diatas terlihat saya mencetak variable $buff yang diambil dari ob_get_content dimana isinya adalah Test Output. Sehingga hasilnya akan tercetak dua kali. Demikian juga akan berlaku ketika kalian terapkan pada sebuah website, sehingga sesuatu yang pernah di reload akan tersimpan sebagai data sementara yang akan bias digunakan kembali sampai kita keluar dari website tersebut atau mengosongkan cache pada browser

Pada output buffer juga disediakan fungsi untuk menghapus data output seperti ob_end_flush adalah fungsi yang dibuat untuk sebaliknya, yaitu mengosongkan data / output yang tersimpan ketika browser beralih ke halaman diluar website tersebut.

Baiklah teman-teman, demikian artikel kali ini yang membahas penjelasan lebih lanjut tentang tentang ob_start dan ob_end_flush, semoga bermanfaat

27 Maret 2017

Webinar Gratis 2024


Selanjutnya Pada Bulan Maret 2024

Sabtu, 09 Maret 2024


10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024

Python Developer, Data Science, Web Application

Kursus Python Django Web Application 2024 di DUMET School Mini Bootcamp Backend Laravel 11 Bulan Mei 2024 di DUMET School
Webinar Selanjutnya Mei 2024

Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB

(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)

chat