Membahas Tentang Container Pada Slim Framework
Pada bagian ini kita akan membahas apa itu container pada slim. Container ini semacam tempat/wadah buat kita untuk menyimpan fungsi-fungsi yang bisa kita gunakan di seluruh bagian aplikasi dari slimnya. Jadi konsepnya kita daftarkan dulu si containernya. Cara daftarinnya cukup simple dimana nanti kita akan menyimpannya di variabel $container tapi setelah kita jalankan metode getContainer dari object slim seperti ini
Nah dengan getContainer() ini kita sudah bisa mendaftarkan nama container yang ingin dipake sebagai contoh misalnya kita punya container dengan nama hello sebagai berikut
Lalu tulis function untuk mereturn sesuatu. Katakanlah tampilkan string seperti ini
Setelah di buat dan didaftarkan maka kalian sudah bisa mengakses variabel container tersebut yang diawali dengan $this lalu disambung dengan nama key -nya atau nama fungsi containernya yakni hello
dan jika teman teman test. Apa yang terjadi? Yang terjadi adalah tampil pesan 'Hello Slim'
Nah yang lebih menariknya lagi kalo teman teman mencoba berusaha memanggil container hellonya berkali kali seperti ini
Maka kita hanya akan melihat satu text saja. Kenapa? karena pada dasarnya container pada slim seperti konsep singleton pattern yang mana dia akan mengecek apakah sudah dipanggil atau belum kalo sudah maka dia akan mengembalikan nilai yang lamanya dan dia tidak akan mengeksekusi fungsi tersebut beberapa kali dengan container yang sama. Untuk itu container ini cocok jika digunakan dalam hal koneksi database yang artinya kita hanya perlu melakukan koneksi sekali saja walaupun kita mencoba memanggil beberapa kali dan container pada slim juga bisa kita gunakan untuk mensetting templating twig yang akan kita lihat artikel selanjutnya. Jadi ini dasar dari penggunaan container yakni kita daftarkan dulu dengan nama keynya apa? Tentu nama keynya bebas lalu si container tersebut bebas mau melakukan apa? Tapi pada kasus ini sangat sederhana yakni mencetak string hello ke halaman webnya. Terima kasih
Webinar Gratis 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024
Python Developer, Data Science, Web Application
Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB
(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)