Membahas Tentang Container Pada Slim Framework

24/03/2020    Ekky Ridyanto    31     Website

Pada bagian ini kita akan membahas apa itu container pada slim. Container ini semacam tempat/wadah buat kita untuk menyimpan fungsi-fungsi yang bisa kita gunakan di seluruh bagian aplikasi dari slimnya. Jadi konsepnya kita daftarkan dulu si containernya. Cara daftarinnya cukup simple dimana nanti kita akan menyimpannya di variabel $container tapi setelah kita jalankan metode getContainer dari object slim seperti ini 

Membahas-Tentang-Container-Pada-Slim-Framework-24032020-EKI-01

Nah dengan getContainer() ini kita sudah bisa mendaftarkan nama container yang ingin dipake sebagai contoh misalnya kita punya container dengan nama hello sebagai berikut

Membahas-Tentang-Container-Pada-Slim-Framework-24032020-EKI-02

Lalu tulis function untuk mereturn sesuatu. Katakanlah tampilkan string seperti ini

Membahas-Tentang-Container-Pada-Slim-Framework-24032020-EKI-03

Setelah di buat dan didaftarkan maka kalian sudah bisa mengakses variabel container tersebut yang diawali dengan $this lalu disambung dengan nama key -nya atau nama fungsi containernya yakni hello

Membahas-Tentang-Container-Pada-Slim-Framework-24032020-EKI-04

dan jika teman teman test. Apa yang terjadi? Yang terjadi adalah tampil pesan 'Hello Slim'

Membahas-Tentang-Container-Pada-Slim-Framework-24032020-EKI-05

Nah yang lebih menariknya lagi kalo teman teman mencoba berusaha memanggil container hellonya berkali kali seperti ini

Membahas-Tentang-Container-Pada-Slim-Framework-24032020-EKI-06

Maka kita hanya akan melihat satu text saja. Kenapa? karena pada dasarnya container pada slim seperti konsep singleton pattern yang mana dia akan mengecek apakah sudah dipanggil atau belum kalo sudah maka dia akan mengembalikan nilai yang lamanya dan dia tidak akan mengeksekusi fungsi tersebut beberapa kali dengan container yang sama. Untuk itu container ini cocok jika digunakan dalam hal koneksi database yang artinya kita hanya perlu melakukan koneksi sekali saja walaupun kita mencoba memanggil beberapa kali dan container pada slim juga bisa kita gunakan untuk mensetting templating twig yang akan kita lihat artikel selanjutnya. Jadi ini dasar dari penggunaan container yakni kita daftarkan dulu dengan nama keynya apa? Tentu nama keynya bebas lalu si container tersebut bebas mau melakukan apa? Tapi pada kasus ini sangat sederhana yakni mencetak string hello ke halaman webnya. Terima kasih

Artikel, PHP, PHP Framework, Slim, Micro Framework

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More