Tips Rahasia Memasarkan Produk Skincare & Makeup
Jika dilihat-lihat, dari tahun ke tahun sepertinya selalu ada brand skincare atau makeup yang baru, bukan? Dengan menjamurnya produk skincare dan makeup, mungkin akan membuat persaingan menjadi lebih sulit lagi. Apalagi jika kamu saat ini sedang berencana ingin membuka produk skincare dan makeup milikmu sendiri. Lalu, bagaimana ya caranya memasarkan produk skincare dan makeup di era gempuran kategori produk yang sedang menjamur ini?
Pasarkan produk di media sosial dan marketplace? Ini sih sekarang sudah menjadi hal yang basic ya. Bosan lihat tips yang itu-itu saja? Sini, DUMET School kasih tahu 3 tips rahasia untuk memasarkan produk skincare dan makeup yang belum banyak dilakukan para pemilik bisnis:
1. Buat Konten UGC dan EGC
Siapa yang pernah lihat video anak kecil yang buka jasa MUA murah di bawah pohon dan viral di media sosial? Atau video anak kos yang buka jasa MUA di kamarnya? Itu adalah salah satu contoh dari strategi User-Generated Content (UGC) yang sukses dilakukan oleh Emina. Yaitu konten yang dibuat seolah-olah POV dari orang lain yang menggunakan jasa MUA tersebut yang ternyata menggunakan produk dari Emina.
Hal ini ternyata cukup efektif karena berhasil mendapatkan jumlah views yang luar biasa banyak dan membuat orang yang menontonnya penasaran memangnya menggunakan produk makeup apa yang harganya bisa murah. Dalam videonya juga tidak menyebutkan nama merek sama sekali. Dan memperlihatkan produk yang digunakan hanya sekilas saja.
Selain UGC, ada juga Employee-Generated Content (EGC), yaitu konten yang dibuat berdasarkan POV dari karyawannya itu sendiri. Contohnya adalah Wardah. Kamu pasti pernah bukan melihat Wardah yang membuka jasa personal color test gratis di stand Wardah di beberapa mall? Atau konten yang isinya memperlihatkan seragam baru Wardah? Ini adalah dua contoh konten EGC.
Dua brand dari Paragon ini memang berhasil membuat konten yang membuat banyak audiens mau berinteraksi di konten tersebut dan membuat mereka penasaran dengan produk yang digunakan. Jadi, cara ini sangat direkomendasikan!
2. Promosikan di X (Twitter)
Ada banyak pemilik bisnis yang mengabaikan cara berikut ini. Biasanya, kebanyakan brand fokus di TikTok atau Instagram untuk mempromosikan produknya. Padahal X dapat menjadi salah satu pilihan terbaik untuk mempromosikan produk seperti skincare dan makeup secara organik, loh!
Jika belum tahu, di X ada beberapa akun yang disebut "base". Akun-akun base ini biasanya sudah diprogram agar dapat mengirim postingan secara otomatis dari banyak orang secara anonim. Jadi, ada banyak yang memanfaatkan base untuk bertanya banyak hal, termasuk skincare dan makeup.
Selain itu, di X juga ada fitur Komunitas. Dimana akun-akun yang memiliki kegemaran yang sama bisa bergabung di Komunitas untuk saling bertanya, diskusi, dan berbagi informasi. Jadi, bagaimana caranya promosikan produk di X?
Kita dapat ikut menjawab pertanyaan yang diajukan. Misalnya, ada yang bertanya tentang cara mengurangi kulit wajah berminyak, jika produk kita ada yang dapat mengatasi masalah tersebut, kita dapat memberikan beberapa tips dan menyebutkan produk tersebut agar orang-orang menjadi penasaran dan mencari tahu lebih lanjut. Dengan melakukan cara ini, produk dapat dikenal lebih luas tanpa terkesan hard selling. Pastikan juga untuk menggunakan akun pribadi (bukan akun brand) agar banyak yang percaya dan tidak mengabaikan komentar tersebut.
3. Tidak Mengikuti Beauty Standard
Tren kecantikan saat ini sudah mulai bergeser. Sekarang, orang-orang lebih suka melihat sesuatu yang unik dan berbeda. Contohnya, ada seorang TikToker yang nama akunnya Pada Zaman Dahulu. Dia adalah seorang wanita cantik yang tidak mengikuti beauty standard pada umumnya (cantik banget, rambutnya juga badayyy!).
Jadi, di beberapa video dia sering menunjukkan makeup yang tidak longsor sama sekali ketika masuk ke air. Salah satunya adalah lip tint yang digunakannya. Banyak audiens yang salfok melihat bibirnya masih merah menawan meski sudah terkena air dan digosok dengan tangan.
Ternyata, dia menggunakan lip tint dari Jiera dan membuat orang-orang gercep mencarinya di marketplace untuk segera membelinya. Produk itu akhirnya viral dan sekarang dia diangkat jadi Brand Ambassador Jiera!
Dari kasus ini, bisa dipelajari bahwa kita nggak harus selalu pakai model dengan tampilan yang putih atau flawless. Justru, menampilkan keunikan dan keberagaman bisa membuat produk lebih relatable dan menarik perhatian banyak orang.
Kesimpulan
Memasarkan produk skincare dan makeup kini membutuhkan strategi yang lebih kreatif dan relevan dengan tren saat ini. Dengan memanfaatkan konten UGC dan EGC, aktif di base dan komunitas Twitter, serta tidak terpaku pada beauty standard, produkmu bisa lebih dikenal dan diminati banyak orang.
Nah, jika kamu ingin belajar lebih dalam tentang strategi digital marketing untuk bisnismu, DUMET School punya paket kursus Digital Marketing yang bisa membantu kamu memahami cara efektif memasarkan produk secara online. Yuk, mulai bangun brand kecantikanmu sekarang juga!
Webinar Gratis 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024
Python Developer, Data Science, Web Application
Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB
(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)