Memanfaatkan Google untuk Menemukan Keyword

19/02/2020    Aulia Rahmah Alhafidz    244     Marketing

Memanfaatkan Google untuk Menemukan Keyword - Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk menemukan keyword yang pas yang tentunya sesuai dengan niche website kamu. Daripada menebak-nebak untuk membuat keyword yang bagus, dan belum tentu hasilnya sesuai, lebih baik gunakan tools atau website yang tentunya lebih menghemat waktu, lebih efektif dan tentu saja jika gratis bukannya itu menguntungkan? Hehe.

Dari sekian banyak cara yang bisa digunakan, tak ada salahnya mencoba gunakan “Google” sebagai acuan. Kenapa harus Google? Tentu saja sebagai mesin pencari terbesar di dunia, Google sudah dipastikan memiliki banyak data yang bisa membantu kamu untuk menemukan keyword yang tepat dan sesuai dengan niche website.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah buka sebuah program pengolah text, apa saja bebas. Atau mungkin pulpen dan kertas atau buku? Kenapa kamu membutuhkan itu? Karena nanti Kamu akan memiliki banyak daftar keyword yang menguntungkan untuk website kamu.

1. Google Auto-Complete

Memanfaatkan Google untuk Menemukan Keyword

Mungkin kamu sering memperhatikan, pada saat sedang mencari sesuatu di kolom pencarian Google, secara otomatis Google akan menampilkan beberapa saran yang dianggap Google akan kamu cari.

Google Auto-Complete ini dibuat untuk membantu pengguna dalam mencari dan mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dengan lebih cepat. Tapi, tahukah kamu? Sebenarnya Google memberitahu kamu 2 hal:

  • Frase apa yang target audiens kamu paling sering cari
  • Beberapa keyword yang menguntungkan dari perspektif AdWords

Dengan mencari satu keyword yang berkaitan dengan niche, kamu bisa mendapatkan seluruh daftar frase kata kunci yang paling sering dicari oleh audiens. Jadi, lakukan hal berikut untuk memulainya:

  1. Masuk ke google.com
  2. Ketik keyword yang berhubungan dengan niche kamu di kolom pencarian
  3. Simpan keyword yang muncul sebagai saran

2. Google Related Search

Memanfaatkan Google untuk Menemukan Keyword

Setelah selesai mengetikkan keyword, scroll ke bagian bawah halaman untuk melihat beberapa keyword yang lain yang digunakan oleh audiens. Ini akan membantu  memperluas pemikiran kamu.

Google Related Search atau penelusuran terkait ini akan memberikan informasi yang lebih mendalam. Jika tidak ada penelusuran terkait yang berhubungan dengan topik atau niche website, kamu mungkin bisa mempertimbangkan cara lain dalam membuat strategi long-tail keyword kamu. Karena Google pun bisa membuka kemungkinan kata kunci lain yang bisa sering dicari.

Tambahan : Jika kamu ingin lebih banyak kata kunci yang potensial, klik pada salah satu keyword terkait dan scroll ke bawah halaman untuk melihat penelusuran terkait lainnya.

3. Google Analytics – Site Search

Memanfaatkan Google untuk Menemukan Keyword

Jika kamu menggunakan Google Analytics, pada bagian Behavior ada Site Search. Dengan adanya site search ini, kamu bisa melihat beberapa keyword yang diketikkan oleh pengunjung website di kolom pencarian website kamu.

Tapi, sebelum mengeceknya, kamu harus mengaktifkannya terlebih dahulu dengan cara:

  1. Masuk ke panel Admin lalu klik “View Settings” yang berada di bagian menu “View” sebelah kanan.
  2. Scroll ke bawah sampai kamu melihat “Site Search Settings” dan klik untuk mengaktifkannya.
  3. Masukkan parameter kueri yang akan digunakan oleh kolom pencarian di website kamu. (Misalnya masukkan ‘search’ atau ‘s’ atau q’ atau sesuaikan dengan keinginan)
  4. Klik “Simpan”.

Tapi, cara ini tidak akan secara langsung menampilkan keyword yang diketikkan oleh pengunjung di kolom pencarian website Kamu. Tunggulah hingga beberapa hari lalu cek kembali.

4. Google Keyword Planner

Memanfaatkan Google untuk Menemukan Keyword

Google Keyword Planner pasti sudah tidak asing lagi untuk kamu yang sering berselancar di iklan Google. Dengan tools ini, kamu bisa mendapatkan banyak ide keyword yang bisa digunakan kamu untuk membuat artikel, dijadikan target keyword, dan lain-lain. Selain itu, pada Google Keyword Planner kamu bisa melihat tingkat kompetisi dari keyword yang dimasukkan. Bisa low, medium atau high. Jadi, kamu bisa menentukan apakah kamu akan tetap menggunakan keyword tersebut atau merubahnya menjadi long-tail keyword.

5. Lihat Keyword Google Ads Kompetitor Kamu

Memanfaatkan Google untuk Menemukan Keyword

Lihatlah keyword Google Ads yang digunakan oleh kompetitor. Dengan mengetahui hal itu, bukankah keyword yang digunakan oleh kompetitor sangat berharga sehingga mereka mau membayar keyword tersebut?

Dan sebenarnya, ini bisa menjadi sesuatu yang dapat kamu pelajari. Kamu bisa mencari banyak keyword yang sekiranya bisa digunakan oleh kompetitor dan mencatatnya sebagai keyword penting yang ternyata sangat berharga.

6. Google Trends

Memanfaatkan Google untuk Menemukan Keyword

Dan yang terakhir, kamu bisa menggunakan Google Trend untuk menemukan keyword. Jika Kamu memiliki konten yang up-to-date dan terus berubah-ubah, Google Trends bisa menjadi tempat yang sangat mudah untuk menemukan keyword yang dapat dijadikan ide untuk menulis mengoptimalkan konten yang kamu buat.

Misalnya, jika kamu memiliki niche yang terfokus pada politik, sudah pasti topik kamu selalu berubah. Dan bukannya membaca tiga koran yang berbeda setiap pagi. Kamu dapat menggunakan Google Trends untuk memberitahu apa yang orang-orang sedang sering cari, sehingga kamu dapat memberi mereka informasi yang mereka sedang cari.

Kamu dapat melakukan ini dengan memilih rentang waktu yang sesuai dengan jadwal publish konten Kamu. Setelah itu, scroll ke bawah untuk melihat kueri terkait dan inilah keyword yang dapat kamu gunakan.

Bagaimana? Mudah bukan memanfaatkan Google untuk menemukan keyword? Jadi, selain menggunakan Google sebagai mesin pencari, kamu bisa memanfaatkan Google untuk dijadikan alat riset untuk menentukan keyword yang akan kamu gunakan. Kamu juga bisa memaksimalkan penggunaan Google untuk lebih mengenali algoritma pencarian Google yang bermanfaat untuk mempelajari Digital Marketing. Selamat mencoba! Semoga artikel ini bermanfaat ya.

No data.

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More