Konfigurasi Awal Memulai Project Laravel 5.6
Konfigurasi Awal Memulai Project Laravel 5.6 – Dengan menginstal laravel 5.6 tentu kalian memiliki tujuan lebih lanjut tentang laravel 5.6. konfigurasi awal yang harus dilakukan untuk memulai project dengan menggunakan laravel 5.6 adalah sebagai berikut.
URL
Kalian harus mengetahui struktur folder laravel memiliki folder public sebagai folder base untuk dapat mengakses suatu halaman. Contohnya jika kita memiliki folder project bernama project_laravel maka jika kita ingin melihat tampilan halaman website project yang kita miliki harus masuk pada folder public, sehingga jika ingin mengaksesnya, kita perlu mengetikkan url lengkap seperti localhost/project_laravel/public agar halaman website dapat tampil pada browser kalian. Untuk mengantisipasinya, kita bisa menggunakan konfigurasi dengan memindahkan file .htaccess dan file index.php pada folder public ke root directory project kalian dan ubah bagian baris 24 dan 38
require __DIR__.'/../vendor/autoload.php';
$app = require_once __DIR__.'/../bootstrap/app.php';
Menjadi seperti ini
require __DIR__.'/vendor/autoload.php';
$app = require_once __DIR__.'/bootstrap/app.php';
Dengan begitu, kita tidak perlu lagi mengetikkan public pada URL project kita.
KONEKSI DATABASE
Koneksi ke database sangatlah penting dalam membuat sebuah aplikasi. Pada laravel 5.6 kita sudah tidak perlu repit mencari konfigurasi tertentu karena laravel sudah membuat sebuah file yang terhubung dengan file lainnya yaitu file .env, file .env ini adalah sebuah file yang digunakan sebagai file setting untuk hampir keseluruhan fitur laravel. Ketika kita membuat sebuah project laravel tentu kita wajib untuk mengubah settingan database yang ada pada file .env tersebut. Letak konfigurasi database berada pada bagian seperti dibawah ini
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=nama_database
DB_USERNAME=user_phpmyadmin
DB_PASSWORD=password_phpmyadmin
Pada baris kode pengaturan diatas bisa kalian sesuaikan database, user, dan password yang akan digunakan untuk menghubungkan project kalian pada database.
Banyak sekali kemudahan yang ditawarkan oleh laravel, kita sudah tidak perlu mengedit file database.php seperti dahulu, sekarang ini cukup dengan membuka file .env saja kita sudah bisa mengatur berbagai macam pengaturan yang ada. Baiklah, saya kira itu dahulu hal yang wajib kalian ketahui sebagai tahap awal belajar laravel, semoga bermanfaat.
Webinar Gratis 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024
Python Developer, Data Science, Web Application
Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB
(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)