Saingan Canva? Google Pics Mulai Diluncurkan!
Membuat poster, konten media sosial, atau desain sederhana lainnya mungkin membuat kita langsung teringat dengan Canva atau aplikasi editor populer lainnya seperti Figma, Photoshop, Illustrator, dan sebagainya. Tapi sekarang Google mulai meluncurkan aplikasi baru yang menarik perhatianku. Namanya Google Pics.
Google Pics diperkenalkan sebagai aplikasi untuk membuat dan mengedit gambar dengan bantuan AI. Peluncuran aplikasinya dilakukan secara bertahap, jadi jangan heran ya kalau saat mencoba membukanya sekarang, akunmu ternyata belum mendapatkan akses.
Apa Itu Google Pics?
Google Pics adalah aplikasi pembuatan dan pengeditan gambar berbasis AI yang menjadi bagian dari Google Workspace. Teknologinya menggunakan Nano Banana, model AI dari Google untuk menghasilkan dan mengedit gambar.
Cara membuat desainnya juga terasa sederhana. Kita bisa menuliskan prompt untuk menjelaskan visual yang diinginkan, kemudian Google Pics akan menghasilkan beberapa pilihan gambar.
Bagaimana kalau kita punya gambar sendiri? Ternyata, kita juga bisa mengunggah gambar dari komputer, Google Drive, atau Google Photos untuk diedit.
Bisa Edit Objek Sampai Tulisan
Nah, bagian yang menurutku cukup menarik ada di sini. Google Pics tidak hanya menghasilkan gambar lewat prompt.
Tapi, kita bisa memilih objek tertentu di dalam gambar untuk dipindahkan, dihapus, atau diedit tanpa harus mengubah keseluruhan gambar. Teks yang sudah ada di dalam gambar juga bisa diedit bahkan diterjemahkan dengan tetap mempertahankan desain dan jenis font-nya.
Google Pics juga mendukung kolaborasi. Jadi, satu desain bisa dibagikan dan dikerjakan bersama orang lain, mirip dengan cara kita berkolaborasi menggunakan berbagai aplikasi Google Workspace.
Terintegrasi dengan Google Workspace
Keunggulan lain yang membuat Google Pics menarik adalah integrasinya dengan ekosistem Google.
Google Pics bisa digunakan sebagai aplikasi tersendiri melalui web, tapi fiturnya juga terhubung dengan Google Docs dan Google Slides. Integrasi dengan Google Drive juga menjadi bagian dari peluncurannya. Artinya, kita bisa membuat atau mengedit visual tanpa harus bolak-balik menggunakan banyak aplikasi.
Lalu, Apa Bedanya Google Pics dengan Gemini?
Sampai sini aku sempat berpikir, bukankah Gemini juga sudah bisa membuat dan mengedit gambar? Jadi, apa bedanya? Memang benar, bisa. Bedanya, Gemini merupakan asisten AI serbaguna yang bisa digunakan untuk banyak hal, mulai dari menjawab pertanyaan, menulis, melakukan riset, sampai membuat gambar. Sementara itu, Google Pics lebih fokus sebagai aplikasi untuk membuat dan mengedit visual. Yang berbeda lagi dari Gemini, elemen dalam gambar hasil AI bisa dipilih satu per satu untuk diedit. Misalnya, kita hanya ingin mengubah objek atau tulisan tertentu tanpa meminta AI membuat ulang keseluruhan gambar.
Cara seperti ini bisa membuat proses editing terasa lebih terkontrol dan bisa mengurangi risiko bagian lain ikut berubah saat sebenarnya kita hanya ingin memperbaiki satu elemen saja. Jadi meskipun Gemini dan Google Pics sama-sama bisa membuat serta mengedit gambar dengan AI, Google Pics menawarkan ruang kerja yang memang lebih khusus untuk mengolah visual.
Apakah Google Pics Bakal Jadi Saingan Canva?
Menurutku, masih terlalu cepat untuk menyebut Google Pics sebagai pengganti Canva karena keduanya juga punya pendekatan yang berbeda.
Canva sudah memiliki banyak template, elemen desain, dan berbagai fitur untuk membuat konten. Sementara Google Pics lebih menonjolkan AI sebagai bagian utama dalam proses membuat dan mengedit visual.
Google Pics juga belum tersedia gratis untuk semua pengguna. Saat ini aksesnya diberikan kepada pelanggan Google AI Pro, Google AI Ultra, serta beberapa paket Google Workspace yang memenuhi syarat.
Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa memberikan insight baru ya! Sampai jumpa di artikel yang selanjutnya :)
Webinar Gratis 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024
Python Developer, Data Science, Web Application
Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB
(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)