Google Ads Bekerja Berdasarkan Intent, Apa Maksudnya?

Saat menggunakan Google, kita biasanya mengetik sesuatu yang memang sedang ingin dicari. Misalnya mencari informasi sebuah pulau, berita tentang demo, review ponsel yang sedang diincar, tempat wisata yang ingin dikujungi, sampai mencari solusi dari masalah tertentu.

Contoh lainnya, aku sedang mencari "kursus memasak untuk pemula di bogor". Dari kalimat tersebut, sebenarnya sudah ada petunjuk tentang apa yang sedang dibutuhkan. Inilah yang disebut search intent.

Apa Itu Search Intent?

Search intent adalah maksud, niat, atau kebutuhan seseorang dari sebuah pencarian. Orang yang mengetik "ada dimana Pulau Pari" kemungkinan sedang mencari informasi lokasi. Sementara orang yang mengetik "wisata Pulau Pari termurah" menunjukkan bahwa mereka sedang ingin melakukan wisata ke Pulau Pari dan sedang mencari biaya yang terjangkau.

Google bisa menggunakan sinyal dari pencarian tersebut untuk memahami konteks dan menampilkan hasil yang dianggap relevan, termasuk iklan yang sesuai.

Google Ads Memanfaatkan Intent

Sampai saat ini, ternyata masih ada banyak yang salah paham mengenai Google Ads. Banyak yang mengatakan kalau Google Ads hanya memanfaatkan keyword agar iklan bisa tayang. Tapi, ini salah. Sekarang Google Ads bisa menampilkan iklan berdasarkan intent seseorang.

Contohnya seperti ini. Bayangkan ada dua orang yang melihat iklan kursus digital marketing. Orang pertama sedang membaca sebuah berita di dalam sebuah website, lalu tiba-tiba melihat iklan tersebut di bagian sidebar. Sedangkan orang kedua baru melihat iklan setelah mencari "belajar digital marketing untuk pemula" di Google.

Keduanya mungkin sama-sama membutuhkan kursus, tapi orang kedua lebih menunjukkan kebutuhannya karena ada niat untuk mencarinya. Sampai sini, sudah paham, kan?

Keyword Bukan Berarti Intent

Ini bukan berarti keyword sudah tidak penting lagi. Tentu saja keyword masih menjadi bagian yang penting dalam Google Ads. Tapi memperhatikan intent dari calon customer juga tidak kalah penting, karena satu keyword bisa memiliki banyak arti.

Misalnya ada orang mencari "Pulau Pari". Bisa saja dia sedang ingin tahu lokasinya, keunikannya, mencari informasi wisata, atau alasan lainnya. Makanya, ketika kita sedang membuat campaign, kita juga harus paham kira-kira apa niat yang sedang dicari orang dari keyword tersebut.

Kenapa Intent Penting untuk Pengiklan?

Dengan memahami intent, kita sebagai pemilik bisnis bisa membuat iklan yang lebih relevan dengan kebutuhan calon customer. Misalnya kita sedang menjual paket wisata Pulau Seribu. Orang yang mencari "cara ke Pulau Seribu" tentu punya kebutuhan yang berbeda dengan orang yang mencari "Wisata Pulau Seribu".

Keyword-nya memang berhubungan, tapi tujuan pencariannya berbeda. Ini yang membuat Google Ads layak dicoba. Kita tidak hanya jemput bola alias mencari orang yang cocok dengan produk, tapi kita bisa muncul ketika orang sedang mencari sesuatu yang berhubungan dengan produk kita.

Untuk kamu yang mau belajar lebih detail tentang Google Ads, kamu bisa pelajari di paket kursus digital marketing yang tersedia di DUMET School. Segera hubungi kami ya! Sampai jumpa lagi :)

29 Oktober 2026

Webinar Gratis 2024


Selanjutnya Pada Bulan Maret 2024

Sabtu, 09 Maret 2024


10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024

Python Developer, Data Science, Web Application

Kursus Python Django Web Application 2024 di DUMET School Mini Bootcamp Backend Laravel 11 Bulan Mei 2024 di DUMET School
Webinar Selanjutnya Mei 2024

Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB

(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)

chat