Cara Membuat Notifikasi Realtime Dengan Pusher Part 2
Pada bagian ini kita akan melihat apa saja yang bisa kita lakukan untuk membuat sistem notifikasi dengan bantuan teknologi pusher. Yang pertama kita buat folder baru didalam folder projectnya namanya foldernya server lalu didalamnya akan ada file baru dengan nama index.php tentu ini bagian servernya kita jalankan tag php seperti biasa dan kita melakukan include atau require file autoloadnya di dalam folder vendor yang sudah kita download via composer dibagian sebelumnya seperti berikut
Lalu yang kedua yang kita butuhkan adalah memangil Object Pusher yang kita passing ke variabel $pusher.
dan pada Object Pushernya sendiri kita akan memasukkan beberapa kunci/key yakni ada APP KEYnya, SECRET dan ID-nya yang kita pisahkan dengan koma untuk key satu key lainnya. Lalu parameter keempat sebagai opsi/options. Pada kasus ini kita akan memberi tahu kalo kita gunakan cluster app1 (singapore) dalam bentuk array assosiative sebagai berikut
dan pastikan daftar keynya sudah kita define sebelum menjalankan object Pushernya.
Nah untuk mendapatkan daftar keynya teman teman bisa kebagian halaman dashboard pusher pada tab App Keys teman teman bisa copy masing-masing keynya sesuaikan dengan key yang didapatkan. Tentu setiap key yang didapatkan akan berbeda beda. Setelah setting konfigurasi terhadap keynya maka sekarang kita akan jalankan fungsi-fungsi dari pusher itu sendiri. Sebagai contoh kita akan mengirim sebuah pesan/nilai dalam bentuk array ke clientnya dengan metode trigger()
Pada metode triggernya memiliki 3 parameter. Pertama menentukan nama-channelnya lalu kedua nama-event yang akan digunakan dan yang ketiga ada pesan atau data yang akan kita kirimkan ke clientnya
Pesan/datanya sendiri dibuat divariabel $data dengan key message lalu mengisi pesan notifikasinya sebagai berikut
Nah nanti otomatis ketika kita reload atau menjalankan servernya maka dia akan otomatis secara langsung mengirim notifikasinya ke semua clientnya. Pastikan tidak ada error bila kita jalankan servernya dan tidak akan ada efek apa-apa karena kita belum melakukan apa-apa dibagian clientnya atau di sisi frontendnya. Pada bagian selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi pada sisi clientnya. Terima kasih
Webinar Gratis 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024
Python Developer, Data Science, Web Application
Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB
(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)