Aplikasi Desain AI dari CapCut yang Mungkin Belum Kamu Tahu!

CapCut selama ini lebih dikenal sebagai aplikasi untuk edit video. Aku sendiri kalau mendengar nama CapCut, yang langsung kepikiran ya video, template, efek, dan berbagai fitur edit video lainnya. Tapi, ternyata CapCut punya bagian lain yang mungkin belum banyak orang tahu, yaitu Design Studio.

Apa Itu CapCut Design Studio?

CapCut Design Studio adalah ruang kerja desain berbasis AI yang bisa digunakan untuk membuat visual dari ide atau bahan yang sudah kita punya. Kita bisa memasukkan gambar, teks, atau referensi lainnya, kemudian menggunakan AI untuk membantu menghasilkan dan mengembangkan desain.

CapCut juga menggunakan konsep infinite canvas, jadi area kerja tidak terbatas pada satu ukuran halaman saja. Ini membuat kita lebih leluasa mengeksplorasi beberapa ide desain dalam satu tempat.

Hmm, terasa seperti Figma atau Adobe Illustrator, ya?

Bisa Buat Apa Saja?

Penggunaannya cukup luas. Design Studio bisa membantu membuat poster, banner, materi promosi, konten media sosial, visual produk, dan lain-lain. Coba explore, ya!

Misalnya aku punya foto sebuah produk dengan latar belakang polos. Foto tersebut bisa digunakan untuk membuat beberapa variasi product scene dengan suasana yang berbeda.

Cara ini cocok untuk orang yang tidak terlalu menguasai desain, karena kita tidak harus memulai desain dari nol.

Apa Mirip Google Pics?

Di artikel sebelumnya, aku sempat membahas Google Pics sebagai salah satu tool Google untuk membuat dan mengedit visual dengan bantuan AI. Nah, CapCut Design Studio bisa dibilang punya area yang sedikit "mirip", terutama dalam hal membuat dan mengembangkan visual menggunakan AI.

Bedanya, Design Studio terasa lebih dekat dengan kebutuhan produksi konten. CapCut sendiri menempatkannya untuk kebutuhan seperti konten media sosial, iklan, materi pemasaran, dan visual produk.

Cocok untuk Content Creator?

Menurutku, ini yang membuat Design Studio layak dicoba. Content creator biasanya sering membutuhkan thumbnail, poster, cover, materi promosi, dan berbagai visual pendukung dari video yang dibuatnya. Jadi, layak dicoba karena masih dalam lingkup yang sama.

Buat yang selama ini sering membuka CapCut hanya untuk edit video, mungkin sudah waktunya melirik bagian Design Studio juga. Siapa tahu kebutuhan desain yang biasanya dikerjakan di aplikasi lain ternyata bisa diselesaikan dari sini.

Semoga artikel ini bermanfaat ya!

21 Oktober 2026

Webinar Gratis 2024


Selanjutnya Pada Bulan Maret 2024

Sabtu, 09 Maret 2024


10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024

Python Developer, Data Science, Web Application

Kursus Python Django Web Application 2024 di DUMET School Mini Bootcamp Backend Laravel 11 Bulan Mei 2024 di DUMET School
Webinar Selanjutnya Mei 2024

Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB

(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)

chat