Belajar tentang Migration pada Laravel 5.6

02/08/2018    Maykhel David    962     Website

Belajar tentang Migration pada  Laravel 5.6 - Hari ini kita akan bahas tentang laravel versi 5.6 lagi. Pada artikel yang lalu saya sudah pernah membahas tentang cara menginstall laravel, sekarang ini kita akan mulai membahas fitur – fitur yang tersedia pada laravel. Disini kita memanfaatkan php artisan. Php artisan sendiri adalah sekumpulan perintah yang dimana masing – masing perintah memiliki fungsi yang sangat powerful. Dengan php artisan kita bisa melakukan banyak fungsi secara otomatis.

Salah satu fungsi dari php artisan di laravel sendiri yang paling sanga saya suka salah satunya adalah migration. Pada fitur laravel yang satu ini sangat benar-benar membantu kalian dalam membuat dan mengelola database secara cepat.

Command untuk membuat sebuah migration adalah:

php artisan make:migration create_NAMATABLE_table

 

dengan command diatas maka sebuah file akan terbuat secara otomatis pada folder database/migration/

kira – kira isi file migration akan terlihat seperti ini

 

<?php

 

use Illuminate\Support\Facades\Schema;

use Illuminate\Database\Schema\Blueprint;

use Illuminate\Database\Migrations\Migration;

 

class CreateProductsTable extends Migration

{

    /**

     * Run the migrations.

     *

     * @return void

     */

    public function up()

    {

        Schema::create('products', function (Blueprint $table) {

            $table->increments('id');

            $table->timestamps();

        });

    }

 

    /**

     * Reverse the migrations.

     *

     * @return void

     */

    public function down()

    {

        //

    }

}

 

 

Pada file diatas terdapat dua fungsi, yaitu fungsi up() dan fungsi down()

Fungsi up() akan berjalan ketika kita melakukan command migrate:fresh  (biasa digunakan ketika kita ingin membuat table dengan kolom yang dimiliki sekaligus)

Contohnya jjika saya mengisi fungsi up() seperti ini:

public function up()

    {

        Schema::create('products', function (Blueprint $table) {

            $table->increments('id');

            $table->string('name');

            $table->longText('description');

            $table->string('image');

            $table->decimal("price", 8, 2);

            $table->string('type');

            $table->timestamps();

            $table->softDeletes();

        });

    }

 

Fungsi down() akan berjalan ketika kita melakukan command migrate:rollback (biasa digunakan untuk menghapus table atau kolom table.)

Contohnya saya akan menghapus table dengan kode berikut

public function down()

    {

        Schema::dropIfExists('products');

    }

 

Baiklah teman – teman, pada artikel ini sudah saya jelaskan fungsi umum dalam menggunakan migrate pada laravel, selanjutnya saya akan membahas fitur lainnya lagi. Semoga bermanfaat.

Tips dan Trik, Laravel

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More