Tips Menghemat Baterai Li-Ion

Para pengguna gadget banyak yang kurang menyadari bahwa sekarang ini baterai gadget mereka banyak yang menggunakan teknologi baru, yakni Li-ion. Nah, perlu kamu ketahui cara menggunakan baterai jenis Li-ion akan berbeda dengan menggunakan baterai gadget jenis lama. Kali ini saya akan memberikan tips menghemat baterai Li-ion. Simak baik-baik cara-caranya.

Baterai gadget Li-ion butuh perawatan agar tidak cepat rusak. Terdapat berbagai cara agar baterai Li-ion tetap awet dan bisa digunakan hingga bertahun-tahun lamanya.

1.    Pahami Siklus Pengisian Baterai

Baterai yang dapat diisi ulang mempunyai siklus charge tersendiri. Nah, siklus tersebut sama dengan menunjukkan umur baterai yang ditandai dari seberapa sering baterai Li-ion tersebut diisi ulang sebelum akhirnya benar-benar harus diganti.

Apple mengatakan bahwa baterai iPhone memiliki siklus charging 500 kali. Jadi, jika baterai iPhone sudah di charge sebanyak 500 kali maka untuk pengisian berikutnya performa baterai akan menurun 20%. Siklus tersebut tidak bisa diakali dengan cara apapun.

2.    Charge Saat Baterai Kosong

Baterai jenis Li-ion biasanya digunakan orang hingga dayanya kosong dan kekuatannya akan menurun drastis setelah di charge. Kenyataannya, pada baterai Li-ion tidak terdapat memory defect sehingga tetap akan aman baik di charge dalam kondisi kosong maupun masih terisi beberapa persen.

3.    Gunakan Charger Original

Perangkat Micro-USB apapun, gadget apapun akan dapat diisi ulang dengan charger model apapun. Namun, harus diperhatikan kualitas charger yang kita gunakan. Charger yang baik dan berkualitas adalah charger yang mampu mengubah arus listrik AC ke DC tanpa merusak komponen gadget. Banyak kasus ponsel yang terbakar karena menggunakan charger non original. Jadi lebih telitilah dalam memilih charge yang original.

4.    Pantau Temperatur

Suhu atau temperatur merupakan masalah paling penting dan patut diwaspadai oleh pengguna gadget, terutama gadget yang menggunakan baterai Li-ion. Temperatur berpengaruh pada kinerja baterai.

Perlu kamu ketahui bahwa baterai Li-ion bisa tahan lama dan mampu bekerja secara maksimal pada temperatur ruangan 20-30 derajat Celsius. Baterai Li-ion mampu metolelir suhu minimal 5 derajat dan suhu maksimal 45 derajat Celsius, namun jika dibawah 5 derajat Celsius atau di atas 45 derajat Celsius sebaiknya dihindari.

5.    Simpan Dengan Benar

Menyimpan gadget dengan benar merupakan salah satu cara agar baterai Li-ion tahan lama meskipun kamu memiliki baterai cadangan. Jika baterai ingin disimpan atau tidak ingin digunakan dalam waktu lama, sebaiknya di charge hingga 50% saja. Karena, mengosongkan baterai akan beresiko baterai tidak dapat di charge di masa yang akan datang. Sebaiknya mengisi baterai full dapat memperpendek umur baterai karena daya yang tersimpan tidak dipergunakan dalam waktu yang cukup lama.

Bagaimana teman-teman tips merawat baterai Li-ion sangat mudah-kan. Semoga bermanfaat dan jaga daya tahan baterai milikmu.

29 Agustus 2015

Webinar Gratis 2024


Selanjutnya Pada Bulan Maret 2024

Sabtu, 09 Maret 2024


10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024

Python Developer, Data Science, Web Application

Kursus Python Django Web Application 2024 di DUMET School Kursus Postgre SQL Database Developer Terbaik 2024 di Jakarta
chat