Switch Case PHP
Hai semua :) Hari ini kita akan membahas Switch Case pada PHP. Sebenarnya fungsinya sama saja seperti fungsi IF, hanya saja penggunaan dan scriptnya yang berbeda. Pada IF, untuk memutus statement kita menggunakan }elseif{, }else{, berbeda dengan switch, jika ingin menutup statement gunakan break;
Beginilah script dasarnya :
switch(variabel) {
case kriteria1:
peryataan1;
break;
case kriteria2:
pernyataan2;
break;
}
Pada script case kriteria1: dapat diartikan seperti ini "Apabila terjadi sesuatu.." ( dan ingat kita gunakan titik dua ':' ). Pada bagian pernyataan; dapat diartikan "Maka akan terjadi...". Setelah itu break; menghentikan statement dan masuk ke kriteria berikutnya. Begitu seterusnya.
Contohnya seperti berikut :
$keadaan = "haus";
switch($keadaan)
{
case "hujan":
echo "Pakai Payung";
break;
case "panas":
echo "Pakai Topi";
break;
case "dingin":
echo "Pakai Jaket";
break;
case "haus":
echo "Minum";
break;
case "lapar":
echo "Makan";
break;
}
Dan ini contoh lainnya :
$bln = date ("M");
switch ($bln) {
case 'Jan' : $b = "Januari"; break;
case 'Feb' : $b = "Februari"; break;
case 'Mar' : $b = "Maret"; break;
case 'Apr' : $b = "April"; break;
case 'May' : $b = "Mei"; break;
case 'Jun' : $b = "Juni"; break;
case 'Jul' : $b = "Juli"; break;
case 'Aug' : $b = "Agustus"; break;
case 'Sep' : $b = "September"; break;
case 'Oct' : $b = "Oktober"; break;
case 'Nov' : $b = "November"; break;
case 'Dec' : $b = "Desember"; break;
default : $b = "Purnama"; break;
}
echo "Ini adalah bulan $b";
Bagaimana? Sudah mengerti kan? Semoga bermanfaat ya :)
Webinar Gratis 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024
Python Developer, Data Science, Web Application
Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB
(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)