Sudah Kenal Parisa Tabriz?

Jika melihat gambar di atas, dari tatapannya terlihat seperti seorang model. Tapi siapa sangka, dia adalah seorang hacker. Wow. Dan yang lebih mengejutkan ternyata dia adalah Head of Security di tim peramban Google Chrome. Keren sekali ya? Mari kita lebih dekat mengenal Parisa Tabriz.

"Security Princess" begitulah dia menjuluki dirinya sendiri yang seharusnya nama jabatannya Information Security Engineer. Dia berpikir, Information Security Engineer kedengarannya membosankan, karena dia melihat para pria bekerja dengan sangat serius. Dia tak ingin seperti itu, oleh karena itu dia memilih nama jabatannya "Security Princess". Bahkan, di kartu namanya pun benar tertera nama dia dan jabatan seperti itu. Ada ada saja ya :D

parisa-tabriz

Parisa ini sangat diandalkan Google dalam bidang security. Lalu, apa tugas dia? Dia bertugas untuk mencari kelemahan pada sistem Google Chrome, setelah terlihat lalu kelemahan itu bisa ditutupi sebelum tereksploitasi oleh para penjahat cyber. Selain itu, dia juga seorang bos di Google yang membawahi sekitar 30 pakar security pria yang berada di AS dan Eropa.

Parisa sudah bergabung dengan Google sejak tahun 2007, saat masih kuliah di University of Illinois (mengambil kuliah teknik komputer ). Dia sudah jatuh cinta dengan dunia hacking. Itu semua dimulai saat dia bergabung dengan klub malam Jumat informal di mana kelompok itu akan mencoba dan memahami software, menemukan penggunaan yang tidak diinginkan. Di sini ia mengambil banyak keterampilan keamanan informasi dan trik yang membawanya ke jurusan ilmu komputer.

Selain pandai di di bidang teknologi, Parisa Tabriz juga hebat dalam memasak dan fotografi. Wanita yang tercatat di Forbes Magazine pada tahun 2012 ini suka membuat es krim. Bahkan, Parisa Tabriz yang bersifat tomboy ini menyukai aktivitas olahraga. Dia sering melakukan climbing di dekat Google's campus di Mountain View, California.

parisa-tabriz

Perlu diketahui bahwa dia adalah hacker white hat, sebutan untuk hacker baik, di Google. Sejauh ini, Google sudah mengeluarkan uang USD 1,25 juta dan memperbaiki 700 bug yang ditemukan para hacker.

19 Oktober 2014

Webinar Gratis 2024


Selanjutnya Pada Bulan Maret 2024

Sabtu, 09 Maret 2024


10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024

Python Developer, Data Science, Web Application

Kursus Python Django Web Application 2024 di DUMET School Mini Bootcamp Backend Laravel 11 Bulan Mei 2024 di DUMET School
Webinar Selanjutnya Mei 2024

Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB

(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)

chat