Sony - Qrio Smart Lock
Sony adalah salah satu perusahaan terbesar di dunia yang berasal dari Tokyo, Jepang. Sony, kini sedang mengerjakan sebuah proyek baru yakni “Qrio Smart Lock”.
Sony Corp, saat ini sedang mengerjakan sebuah proyek urun dana [crowdsourcing] untuk membuat smart key yang diberi nama “Qrio Smart Lock”. Smart Key tersebut akan memudahkan pengguna untuk mengontrol kunci pintu melalui peranti smartphone mereka.
Sony menjelaskan Qrio Smart Lock bisa mengenkripsi kunci pintu melalui smartphone dan bisa berbagi enkripsi tersebut kepada teman lain yang dipercaya. Dengan begitu, pemilik kunci bisa memberikan akses pintu masuk ke temannya melalui jarak jauh, apabila ia sedang berada di tempat lain, tanpa mendatangi rumah atau apartemen mereka.
Proyek Qrio Smart Lock merupakan hasil kerjasama antara Sony dengan World Innovation Lab. Perusahaan World Innovation Lab sendiri merupakan perusahaan pendanaan berbasis di Amerika Serikat yang didirikan pada tahun 2013 oleh beberapa perusahaan besar di Jepang, seperti ANA Holdings, Telephone Corp, Nissan Motor, dan Nippon Telegraph.
Qrio Smart Lock bukanlah suatu piranti smart key yang pertama. Sebelumnya, perusahaan berbasis di San Fransisco telah memperkenalkan produk yang sama, produk itu mereka sebut “August Smart Lock” dijual senilai 279,9 dollar AS atau sekitar Rp. 3,3 juta. Yang membedakan August Smart Lock dengan Qrio Smart Lock adalah mengenai penggunaan perkakas. August Smart Lock mengharuskan pengguna untuk memasang unit di pintu dengan obeng, sedangkan Qrio Smart Lock tidak membutuhkan obeng ataupun perkakas lainnya.
Qrio Smart Lock kabarnya akan diperkenalkan secara resmi pada akhir Desember 2014. Di dalam situs milik Sony Makuake.com. Sony menjual prototipe Qrio Smart Lock senilai 95 dollar AS atau sekitar Rp. 1 juta untuk 200 penyumbang pertama. Namun haga retail dari Qrio Smart Lock sendiri diperkirakan akan dijual sekitar 126 dollar AS atau sekitar Rp. 1,5 juta.
Webinar Gratis 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024
Python Developer, Data Science, Web Application
Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB
(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)