Sepeda Bergetar
Sepeda adalah kendaraan yang ramah lingkungan. Mengendarai sepeda dapat membuat kita sehat dan kita bisa berhemat tidak perlu isi bahan bakar. Namun, menurut salah satu peneliti Maurice Kwakkernaat, mengatakan bahwa “Pengendara sepeda kerap mengalami kecelakaan sepeda, misalnya pada saat pengendara menoleh ke belakang atau terkejut saat ada yang mendahului dengan kecepatan tinggi”.
Rawannya kecelakaan yang dialami oleh para pengendara sepeda membuat terciptanya sebuah sepeda unik di Belanda. Sebuah sepeda yang memiliki kemampuan untuk bisa mengingatkan pengguna agar waspada terhadap halangan yang akan terjadi di depannya. Namun, Sepeda unik tersebut masih dalam proses pengembangan. Kabarnya sepeda tersebut memiliki sensor yang terdapat pada bagian bawah stang dan kamera di mudguard pada bagian spakbor di belakangnya.
Fungsi dari sensor dan kamera tersebut adalah sebagai alat pendeteksi yang dapat terhubung ke komputer. Jadi, sepeda tersebut akan bergetar untuk mengingatkan penggunanya agar waspada. Alat pendeteksi tersebut memiliki dua unit sistem getar. Pertama, diletakkan pada sadel sepeda dan Kedua, diletakkan pada stang sepeda.
Sistem kerjanya adalah ketika sensor medeteksi ada pengendara lain yang mendekat dari belakang, maka sadel akan bergetar. Begitu pula yang akan terjadi ketika sensor mendeteksi adanya penghalang di bagian depan, maka stang yang akan bergetar.
Selain itu, sepeda unik tersebut dibekali tempat untuk meletakkan tablet di bagian stang. Tidak hanya sekedar meletakkan tablet pada stang. Selain pengguna bisa menggunakan tablet tersebut pada saat bersepeda. Tablet tersebut bisa juga dihubungkan secara nirkabel dan berkomunikasi dengan sepeda. Misalnya, tablet yang terhubung dengan sepeda akan mengeluarkan sinyal berupa cahaya terang ketika ada pengendara lain yang mencoba mendahului dari belakang.
Terciptanya sepeda yang dapat memberikan peringatan bagi penggunanya berupa getaran maupun cahaya bertujuan untuk mengurangi potensi kecelakaan bagi para pengendara sepeda.
Namun, saat ini sepeda tersebut masih dikembangkan untuk pemerintah Belanda oleh Organisasi Riset Toegepast Natuurwetenschappelijk Onderzoek [TNO]. Bila sepeda tersebut dijual secara komersil harganya diperkirakan bisa mencapai 1.700 – 3.200 Euro per-unit atau sekitar Rp. 27 juta – Rp. 51 juta. Kabarnya sepeda tersebut akan dipasarkan ke seluruh dunia dua tahun mendatang.
Webinar Gratis 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024
Python Developer, Data Science, Web Application
Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB
(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)