Rahasia Gelap Facebook

11/02/2015    Alfiana Irsyada Salma    1743     Desain

Facebook adalah layanan jejaring sosial yang terkenal di seluruh dunia. Pada bulan Juni 2014 tahun lalu, Facebook memiliki pengguna aktif mencapai 1,3 triliun dengan keuntungan finansial mencapai 7,872 juta dollar AS. Namun, tahukan kamu ternyata dibalik kesuksesan yang dialami oleh Facebook ternyata menyimpan sebuah rahasia gelap ? Berikut beberapa rahasia gelap Facebook.

Pertama, Mencuri Ide. Pada awal pembuatan Facebook diawali dengan mencuri ide. Proyek web pertama Mark Zuckerberg tersebut diberi nama “Facemash” yang merupakan jiplakan dari sebuah situs populer pada saat itu yaitu situs “Hot or Not” yang mengoleksi foto-foto mahasiswa Harvard secara illegal dan memberikan rating atraktif atau tidaknya foto tersebut. Karena kelakuannya tersebut Mark hampir saja di keluarkan dari Harvard. Namun, dengan kelakuannya itu Mark dapat mengambil sisi positifnya yaitu menerima Job dari Cameron dan Tyler Winklevoss untuk mengerjakan sebuah situs jejaring sosial milik mereka yakni “harvardconnection.com”. Saat mengerjakan situs jejaring sosial tersebut Mark mencuri ide secara diam-diam menggunakannya untuk “thefacebook.com”. Membuat tampilannya sangat mirip, yang berisikan keanggotaan untuk mahasiswa, pengguna harus mempunyai foto, profil, dan alamat email .edu untuk bergabung.

Kedua, Eksperimen Rahasia. Pada tahun 2014 Facebook meluncurkan eksperimen rahasia bersama dengan Cornell dan University of California untuk “memanipulasi emosi” 689 ribu penggunanya. Penelitian tersebut bertujuan untuk meneliti penularan emosional dan penelitian tersebut dilakukan secara sengaja tanpa memberitahukan para pengguna dan pihak Facebook enggan untuk meminta maaf.

Ketiga, Facebook Messenger. Saat ini hampir 80% pengguna Facebook berinteraksi via gadget mobile. Pada tahun 2014 Facebook memperkenalkan Facebook Messenger, Facebook memberikan keleluasaan kepada perusahaan pengiklan untuk mengakses data pribadi pengguna. Setting privasi Facebook Messenger mengizinkan untuk bisa mengakses catatan panggilan, sms, rekaman audio, dan video serta membaca data lain seperti email dan nomor telepon teman-teman anda.

Keempat, Peninjauan Konten. Setiap harinya lebih dari 864 juta orang menggunakan Facebook dan membagikan 4 milyar konten yang harus ditinjau ulang. Facebook menggunakan jasa outsourcing dari negara-negara berkembang untuk meninjau ulang konten tersebut dengan gaji 1 dollar AS per-jam. Para pekerja tersebut bekerja tanpa pengawasan yang ketat dan dapat dengan mudah mendownload konten yang mereka tinjau. Padahal, para pekerja tersebut harus meninjau konten yang berisi video-video yang mengerikan, misalnya pedofilia, pemenggalan bunuh diri, dan lain-lain.

Kelima, Setting Privasi. Facebook telah banyak mendapatkan tuduhan karena dengan sengaja membuat setting privasi yang susah untuk dikontrol, karena hal tersebut menguntungkan para perusahaan pengiklan untuk dapat mengakses data pengguna. Facebook sengaja membuat data pribadi pengguna secara langsung dibaca oleh perusahaan pengiklan. Kadang aplikasi pihak ketiga seperti, game-game gratis didapati dengan cara menjual data pengguna Facebook kepada website-website lain. Oleh karena itu, jangan heran bila banyak sekali spam yang masuk.

No data.

Belajar Membuat Website dari Nol

Pelajarannya mudah dipahami, orang awampun pasti bisa.

Learn More

Belajar Membuat Website dari Nol

Pelajarannya mudah dipahami, orang awampun pasti bisa.

Learn More