Pendahuluan Zend Framework 2

Zend Framework 2 adalah kerangka kerja open source untuk mengembangkan aplikasi web dengan menggunakan PHP 5.3 +. Zend Framework 2 menggunakan kode berorientasi obyek 100% dan menggunakan sebagian besar fitur baru dari PHP 5.3, yaitu  namespaces, late static binding, lambda functions and closures.

Zend Framework 2 berevolusi dari Zend Framework 1, Framework PHP yang sukses dengan lebih dari 15 juta download. ZF2 tidak support dengan ZF1, karena fitur-fitur baru di PHP 5.3 + diimplementasikan oleh ZF2, dan karena penulisan ulang besar dari banyak komponen dan modul.

GitHub adalah layanan web based hosting bersama untuk proyek pengembangan perangkat lunak yang menggunakan sistem pengontrol versi Git. GitHub menawarkan paket gratis dan komersial untuk proyek open source dan diluncurkan sejak tahun 2008.

GitHub menawarkan berbayar untuk repositori pribadi, dan akun gratis, yang biasanya digunakan untuk host proyek perangkat lunak open source. Pada tahun 2014, Github melaporkan memiliki lebih dari 3,4 juta pengguna, sehingga menjadikannya sebagai code host terbesar di dunia.

Baca juga artikel blog Cara Install Skeleton Application Di Zend Framework 2, Struktur komponen Zend Framework 2 sangat unik, masing-masing komponen dirancang dengan beberapa ketergantungan pada komponen lainnya.

Sponsor utama dari proyek Zend Framework 2 adalah Zend Technologies, tapi banyak perusahaan telah memberikan kontribusi komponen atau fitur yang signifikan untuk kerangka kerja framework ini. Perusahaan seperti Google, Microsoft, dan StrikeIron telah bermitra dengan Zend untuk menyediakan interface ke layanan web dan teknologi lainnya.

Biarpun ZF2 disebut-sebut sebagai generasi penerus / pengembangan dari ZF1, sangat Saya sarankan teman-teman melupakan ZF1, Kenapa? Karena ZF2 adalah framework yang benar-benar baru dan ditulis ulang dari nol.

Berikut beberapa kelebihan ZF2 :

1. Autoloading System
2. Dependency System
3. Event Manager
4. Packaging System

Kesimpulan

ZF2 benar-benar menggunakan object pattern pada OOP. Sehingga project teman-teman lebih mudah di kembangkan lagi. Cara instalasi-nya pun telah menggunakan comoser dan git.

Kekurangan

Bagi teman-teman yang belum pernah menyentuh OOP maka akan sangat kesulitan memahami alur kerja Zend Framework 2 ini.

17 Juli 2014

Webinar Gratis 2024


Selanjutnya Pada Bulan Maret 2024

Sabtu, 09 Maret 2024


10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024

Python Developer, Data Science, Web Application

Kursus Python Django Web Application 2024 di DUMET School Mini Bootcamp Backend Laravel 11 Bulan Mei 2024 di DUMET School
Webinar Selanjutnya Mei 2024

Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB

(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)

chat