PHP Framework Terbaik Tahun 2015

Assalamu alaikum, dalam artikel kali ini saya akan membahas satu judul yang menarik untuk para programmer dan codinger indonesia, serta teman-teman yang masih pemula. Saya akan mereview mana framework PHP terbaik pada tahun 2015, jadi biar anda tidak salah pilih, simak uraian dari saya.

Perkembangan internet yang semakin pesat, memicu semua orang ingin menuangkan ide, berbisnis serta bersosialisasi melalui sebuah web. Membangun aplikasi website yang canggih sebenarnya tidak begitu sulit, tergantung dari seberapa dalam niat kamu untuk mempelajarinya. Kalau dulu, untuk membuat website kita harus benar-benar menguasai sintak PHP, tapi sekarang jaman telah berubah, dengan hadirnya banyak Framework PHP yang menawarkan kemudahan, kecepatan dan kecanggihan untuk sistem Website yang dibangun.

Di tahun 2015, tercatat puluhan PHP Framework yang tersebar secara luas dan hampir semuanya adalah gratis. Tak heran jika banyak pemrogram web jadi bingung harus memilih Framework yang mana. Nah berikut adalah review dari beberapa Framework PHP yang masuk dalah 5 besar dunia, yang paling banyak digunakan di seluruh negara termasuk di Indonesia.

1. Laravel

Laravel adalah framework PHP yang sangat bagus untuk membangun web aplikasi, di desain dengan teknologi MVC (model-view-controller), yang semakin memudahkan dalam develoment website. Rilis pada tahun 2011, diciptakan oleh Taylor Otwell. Walaupun termasuk baru, pada 2013 framework ini menjadi yang paling populer, mengalahkan banyak framework yang lebih dulu seperti Zend Framework, Yii serta CodeIgniter. Laravel dikenal sebagai framework web artisan karena sintaknya yang cantik dan sering menggunakan command line untuk proses intalasi, membuat controller serta debugging, namun banyak yang bilang ini cukup merepotkan, terutama bagi pemula.

2. Symfony

Symfony adalah framework PHP yang juga bagus untuk membangun aplikasi berbasis website serta CMS. Rilis pada tahun 2005 dari perusahaan bernama Symfony contributors dan SensioLabs. Gol dari developernya adalah Symfony bertujuan untuk membangun aplikasi yang kuat dalam konteks perusahaan, dan bertujuan untuk memberikan kontrol pengembangan penuh atas konfigurasi sistem. Saat ini hadir pada versi 2.6.4 rilis 3 February 2015.

3. Nette

Nette Framework rilis pada tahun 2014, dan saat ini hadir pada versi 2.2.7 pada 7 January 2015. Nette adalah framework yang support pada AJAX, DRY, KISS, MVC and code reusability. Walaupun belum begitu terdengar di Indonesia, namun dibeberapa negara di eropa, framework ini sangat terkenal.

4. CodeIgniter

CodeIgniter/CodeIngiter Rock adalah PHP framework yang simple, powerfull serta small footprint. Rilis tahun 2006, oleh perusahaan bernama Ellislab. Framework ini termasuk yang paling lama dari framework lainnya. Sempat lama tidak melakukan update versi dan sempat ada kabar akan ditinggalkan pengembangnya, akhirnya framework ini pindah rumah ke sebuah universitas bernama "British Columbia Institute of Technology", Canada. Sampai akhirnya pada tahun 2015 CodeIgniter melakukan upgrade versi menjadi 2.2.1 dan pada 30 maret 2015, CodeIgniter resmi upgrade menjadi versi 3.0.

5. Yii2

Yii dirilis tahun 2008, sebagai framework yang menerapkan teknologi MVC. Yii pada awalnya bernama PRADO, sebagai framework PHP. Namun, saat itu PRADO banyak kekurangannya dan tidak efisien, maka dengan Hadirnya Yii Framework diharapkan dapat menggantikan pendahulunya sebagai framework yang lebih canggih dan efisien. Pada tahun 2014, Yii hadir dengan versi 2.0 dan pada bulan maret awal Yii resmi upgrade menjadi versi 2.0.3, suport untuk PHP v.5.4.

Berikut adalah survei pengguna PHP Framework di seluruh dunia versi Sitepoint.com.

http://www.sitepoint.com/best-php-framework-2015-sitepoint-survey-results/

2 April 2015

Webinar Gratis 2024


Selanjutnya Pada Bulan Maret 2024

Sabtu, 09 Maret 2024


10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024

Python Developer, Data Science, Web Application

Kursus Python Django Web Application 2024 di DUMET School Mini Bootcamp Backend Laravel 11 Bulan Mei 2024 di DUMET School
Webinar Selanjutnya Mei 2024

Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB

(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)

chat