LinkedIn, Berawal Dari Apartemen Kini Laku Rp 349 Triliun

19/06/2016    Reza Indra    1837    Desain

Jejaring profesional LinkedIn berdiri sejak tahun 2003, di Finlandia. Adalah Reid Hoffman, mantan CEO Paypal sebagai otak dibalik kesuksesan LinkedIn saat ini. Tahun 2002 saat Paypal baru saja diakuisisi oleh eBay, Reid Hoffman yang masih menjabar sebagi CEO mulai mendirikan LinkedIn di apartemennya, jauh sebelumnya ia juga sempat mendirikan situs sosial media bernama SocialNet yang menjadi cikal bakal lahirnya LinkedIn.

Hoffman membuat jejaring sosial yang memang lebih spesifik untuk para profesional membangun jaringan pertemanan secara online. Dengan dibantu mantan karyawan SocialNet, LinkedIn pun resmi meluncur pada 2003.

LinkedIn terus tumbuh dan banyak menarik minat investor, Sequoia Capital adalah perusahaan pertama yang menjadi investor LinkedIn. Lima tahun kemudian nilai valuasi (nilai startup jika diuangkan) LinkedIn mencapai USD 1 miliar. Dan saat itu pengguna LinkedIn juga membeludak hingga mencapai 433 juta pengguna yang tersebar di 200 negara.

Dengan pertumbuhan yang cepat, kantor kecilnya pun berubah menjadi markas besar di Mountain View, California, Amerika Serikat. Berada dalam satu linkungan dengan Google, Microsoft dan raksasa teknologi lainnya. Setelah itu, LinkedIn pun mulai membangun kantor cabang di luar AS dan merekrut banyak staf.

Setelah mengalami masa pertumbuhan yang pesat, LinkedIn pun mengalami jatuh bangun, beberapa tahun terakhir kerugian bersihnya mencapai USD 166 juta dan pada bulan februari sahamnya turun lebih dari 40% hanya dalam sehari. Hal inilah yang mungkin menjadi alasan mengapa LinkedIn dijual ke Microsoft.

Pada 13 Juni 2016, Microsoft resmi mengakuisisi LinkedIn dengan nilai USD 26.2 Miliar atau setara Rp 349 Triliun, walaupun terlihat sangat fantastis, namun banyak pihak yang berpendapat itu terlalu murah untuk perusahaan sekelas LinkedIn. Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan akan menciptakan perubahan baru dan membantu LinkedIn dari keterpurukan.

No data.

Belajar Membuat Website dari Nol

Pelajarannya mudah dipahami, orang awampun pasti bisa.

Learn More

Belajar Membuat Website dari Nol

Pelajarannya mudah dipahami, orang awampun pasti bisa.

Learn More
chatarrow