Line Taxi Hadir Di Jepang

10/01/2015    Alfiana Irsyada Salma    1687     Artikel Bebas

Kemunculan Uber aplikasi untuk pemesanan taksi yang selama ini hanya bisa beroperasi di wilayah Tokyo dan Hailo, Osaka. Belum begitu terkenal karena cenderung sulit untuk ditemukan. Kini, perusahaan pesan instant messenger, Line meluncurkan sebuah aplikasi baru untuk pemesanan taksi khusus untuk para penggunanya.

Aplikasi tersebut diberi nama “Line Taxi”. Aplikasi yang menyatu dalam Line tersebut tidak bisa diunduh secara terpisah. Namun, untuk sementara ini hanya bisa digunakan oleh para penggna di Jepang. Taksi yang dipesan melalui aplikasi tersebut dapat mengetahui lokasi pengguna melalui GPS.

Pengguna tidak perlu mengeluarkan uang tunai untuk membayar ongkos perjalanan. Karena, Line mengintegrasikannya dengan layanan Line Pay. Seperti yang sudah saya pernah jelaskan pada artikel saya sebelumnya, bahwa Line Pay adalah metode pembayaran via mobile, via kartu kredit yang terdaftar di layanan tersebut, sehingga ongkos taksi akan secara otomatis dibayar melalui kartu kredit yang telah terdaftar.

Line Taxi sementara ini baru bisa di akses di Jepang, tepatnya di Tokyo, Kota Mitaka, dan Musashino dan hanya taksi Nihon Kotsu saja yang bisa dilengkapi dengan alat untuk menerima pesanan via aplikasi Line Taxi. Dari 23 ribu unit taksi milik Nihon Kotsu hanya beberapa armada yang telah disiapkan untuk terhubung dengan aplikasi Line Taxi, hanya sekitar 3.340 unit.

Kemunculan Line Taxi menambah pilihan layanan untuk pemesanan taksi di Jepang. Karena selama ini hanya ada Uber untuk pemesanan taksi dan Uber sulit untuk ditemukan.

Ketika Line Taxi diuji coba di stasiun Shinjuku, pengguna dapat menemukan ada 5 taksi yang siap sedia di wilayah tersebut. Namun, bila menggunakan aplikasi Uber, taksi sulit untuk ditemukan dan tak nampak disana.

Line Taxi memiliki kelemahan. Layanan tersebut mempunyai syarat-syarat tertentu salah satunya adalah pengguna harus memiliki kartu kredit Jepang. Model Line Taxi cenderung tidak ramah untuk para pelancong dari negara-negara lain. Padahal, negeri Sakura bisa kebanjiran turis hingga 20 juta orang per-tahun pada 2020 mendatang.

Saat ini, Line Taxi dioperasikan hanya untuk di Jepang saja. Belum diketahui informasi lebih jelasnya, apakah Line Taxi akan hadir di Indonesia atau negara-negara yang lainnya.

No data.

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More