Embun Menghasilkan Muatan Listrik
Ketika kita berbicara mengenai teknologi, tentu saja tidak akan pernah ada habisnya. Teknologi semakin hari semakin canggih, kian lama teknologi terus berkembang pesat dan maju. Setiap tahun pasti muncul beberapa teknologi terbaru, canggih dan tentunya lebih hebat daripada tehun yang sebelumnya dan pasti dilengkapi dengan fungsi dan fitur yang menarik sehingga membuat masyarakat tertarik untuk memilikinya.
Berbagai teknologi terbaru seperti smartphone, gadget, wearable, dan yang lain sebagainya dengan tampilan yang menarik serta unik telah dikenalkan kepada masyarakat luas dan mereka menyukainya, merasa membutuhkannya dan menarik perhatiannya sehingga berniat memilikinya atau membelinya.
Informasi terbaru dari para peneliti Massachusetts Institute Of Technology (MIT) yang telah menemukan sebuah cara untuk mengisi listrik (charging) dari tetesan air. Air apakah yang digunakan untuk charging ? Hal tersebut dikatakan sebagai wujud suatu prinsip untuk mewujudkan charger gadget masa depan yang unik dan canggih pastinya.
Tetesan air yang akan digunakan sebagai bahan dasar untuk mengisi listrik (charging) adalah tetesan air embun. Pasti heran, bukan ? Jadi, embunan air itu dapat dibuat untuk menghasilkan muatan listrik kecil dengan menggunakan plat tembaga. Walaupun, hasil listriknya bermuatan kecil, tetapi dengan membangun perangkat khusus yang terdiri dari, sisipan plat logam, akan dapat menghasilkan energy yang cukup untuk dimanfaatkan mengisi baterai ponsel atau perangkat lainnya.
Prediksi dari para peneliti charger tersebut akan memiliki bentuk seperti kubus berukuran 50 cm pada setiap sisinya. Charger tersebut akan mampu mengisi penuh ponsel atau perangkat lain selama 12 jam. Perangkat ini akan sangat berguna jika kita pakai di daerah-daerah terpencil dimana aliran listrik tidak tersedia.
Namun, Para peneliti mengatakan bahwa proses pembuatan charging tersebut kemungkinan akan berlangsung lama. Karena masih ada kendala lain untuk menciptakan charger masa depan ini, salah satunya kendala waktu dan kendala kebutuhan embun air, karena seperti yang kita ketahui untuk mendapatkan embun air itu hanya bisa didapatkan di daerah yang udara dan lingkungan yang lembab dan juga dingin dan untuk menghasilkan embun air itu membutuhkan proses yang akan berlangsung lama.
Jadi, para peneliti belum bisa memastikan kapan muatan listrik (charging) yang terbuat dari embun itu akan dipasarkannya. Kita nantikan kabar selanjutnya dari MIT.
Webinar Gratis 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024
Python Developer, Data Science, Web Application
Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB
(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)