Cara Mudah Menghasilkan Foto Yang Tajam

Mendapatkan hasil foto yang tajam dari sebuah kamera digital menjadi kebanggaan para fotografer, banyak orang yang menginginkan hasil jepretannya menghasilkan suatu gambar yang bagus, tajam, dan jelas dilihat. Namun, tidak semua orang mampu menghasilkan foto yang tajam, kadang beberapa orang mendapatkan hasil foto yang blur. Berikut ini ada beberapa cara mudah menghasilkan foto yang tajam.

Banyak kendala yang dialami oleh para fotografer dalam hal mengambil foto agar hasilnya bagus, mulai dari gambar yang kurang fokus, subjek bergerak, kamera bergoyang, atau banyak hal lainnya yang menjadi kendala dalam pengambilan foto. Nah, berikut ini ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan dalam mengambil gambar agar menghasilkan suatu gambar yang bagus, cara mudah menghasilkan foto yang tajam.

Pertama, Posisi Memegang Kamera. Bagi kalian yang ingin menjepret suatu gambar harus perhatikan posisi memegang kamera yang benar, tidak banyak bergerak saat ingin menjepret objek.

Kedua, Segitiga Eksposure. Seperti yang kita ketahui bahwa untuk mengambil gambar yang jelas kita harus mengatur shutter speed, karena semakin cepat shutter speed maka akan semakin berkurang guncangan yang terjadi pada kamera dan akan mengurangi hasil jepretan blur. Kalian juga perlu memperhatikan ISO, karena ISO tinggi dapat digunakan apabila kamu membutuhkan shutter speed yang tinggi dengan kondisi cahaya yang kurang. Akan tetapi, jika kamu menggunakan ISO yang tinggi akan menghasilkan noise (bintik – bintik) yang semakin banyak, sehingga foto akan semakin terlihat kurang jelas. Jadi, sebaiknya kamu menggunakan ISO maksimal sekitar 600 – 800.

Ketiga, Alat Bantu Tripod. Untuk menghasilkan foto yang tajam kalian bisa menggunakan tripod. Fungsi tripod guna untuk menahan kamera pada posisi diam dan tidak bergerak agar kalian dapat foto yang tajam meskipun pada shutter speed yang lambat.

Keempat, Fokus. Cara yang satu ini pasti harus kalian terapkan, karena untuk menghasilkan gambar yang tajam kalian harus fokus. Kalian bisa menggunakan auto focus agar gambar otomatis terfokus. Akan tetapi, kadang auto focus juga tidak selalu benar memfokuskan gambar. Oleh karena itu, kalian bisa memeriksa kembali bagian gambar yang fokus sebelum menekan shutter jika tidak benar coba lagi atau bisa beralih ke mode fokus manual.

Kelima, Kualitas Lensa Kamera. Seperti yang kita ketahui semakin mahal harga lensanya maka akan semakin tinggi kualitas hasil gambarnya. Menggunakan lensa yang mahal biasanya menghasilkan kualitas yang tinggi dan menghasilkan gambar yang tajam.

Keenam, Penglihatan. Masalah mendapatkan hasil foto yang kurang tajam bisa jadi bukan karena kamera yang kurang bagus, bisa saja karena penglihatan yang buruk, karena penglihatan yang kurang baik akan berpengaruh langsung. Jadi, periksa kembali penglihatan kalian, jika ada masalah pada penglihatan kalian bisa menggunakan kacamata atau alat bantu lainnya.

Ketujuh, Bersihkan Kamera. Lensa kamera suatu saat pasti akan kotor, terdapat noda, debu, kotoran, dan lain sebagainya yang bisa berdampak buruk terhadap kualitas gambar yang diambil. Jadi, sebaiknya bersihkanlah kamera kalian sebelum digunakan.

Kedelapan, Sweet Spot Lensa. Lensa memiliki daerah tertentu di jarak aperture-nya yang lebih tajam dari pada yang lainnya. Biasanya sweet spot ada di satu ada dua stops dari aperture tertinggi. Jadi, daripada kamu menggunakan aperture tertinggi lebih baik menurunkan satu atau dua stops yang memungkinkan kamu bisa mendapatkan foto yang lebih tajam.

Cara mudah menghasilkan foto yang tajam, dapat dengan mudah kalian lakukan. Jadi, selamat mencoba dan semoga berhasil mendapatkan foto yang lebih tajam dan jelas.

14 Mei 2016

Webinar Gratis 2024


Selanjutnya Pada Bulan Maret 2024

Sabtu, 09 Maret 2024


10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024

Python Developer, Data Science, Web Application

Kursus Python Django Web Application 2024 di DUMET School Mini Bootcamp Backend Laravel 11 Bulan Mei 2024 di DUMET School
Webinar Selanjutnya Mei 2024

Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB

(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)

chat