Apple Vs Samsung
Apple Pay bersamaan dengan iPhone 6 pada September 2014 lalu telah resmi diperkenalkan ke publik. Apple telah memperkenalkan platform pembayaran mobile [Mobile Payment]. Kini, Apple memiliki pesaing Apple Pay, yakni Samsung Pay.
Apple Pay menggunakan teknologi NFC [Near Field Communications]. Di lain hal, Samsung menciptakan Galaxy S6 danS6 Edge yang mendukung teknologi MST [Magnetic Secure Transmission], teknologi yang tidak dimiliki iPhone 6 dan iPhone 6 Plus. Kini, Apple bisa kalah saing dengan teknologi yang Samsung miliki.
Justin Denison VP Product Strategy and Marketing Samsung Electronics Amerika, dalam peluncuran Galaxy S6 dan S6 Edge di Barcelona, Spanyol mengatakan bahwa “Di Amerika Serikat baru 10% merchant yang bisa mendukung NFC. Itu artinya, sisanya 90% belum didukung Apple, dan disinilah Samsung Pay memiliki keunggulan”.
Dengan teknologi yang dimiliki Samsung MST, teknologi yang dibeli dari perusahaan LoopPay bulan lalu, maka pengguna tetap bisa melakukan pembayaran di merchant-merchant yang belum mengadopsi NFC. Karena, teknologi milik LoopPay tidak membutuhkan fitur NFC, maka Samsung Pay bisa digunakan di terminal pembayaran regular di toko mana pun yang mendukungnya tanpa mengharuskan toko tersebut meng-upgrade peralatannya.
Layanan Samsung Pay bisa digunakan dengan mudah. Pengguna cukup memverifikasi dirinya dengan sensor sidik jari di tombol Home Galaxy S6 atau S6 Edge, kemudian melakukan pembayaran. Layanan tersebut diklaim aman. Karena, setiap transaksinya di enskripsi. Selain itu, baik perangkat Samsung maupun terminal pembayaran milik merchant tidak menyimpan informasi kartu kredit penggunanya.
Denison mengatakan “Dengan Samsung Pay, kami ingin memberikan layanan Mobile Payment yang benar”. Layanan Samsung Pay akan mulai diperkenalkan pada pertengahan tahun 2015. Namun fitur pembayaran nirkabel tersebut baru akan diterapkan di Amerika Serikat dan Korea Selatan terlebih dahulu sebelum dibawa ke pasar yang lebih luas. Berikut video Samsung Galaxy S6 danS6 Edge.
Webinar Gratis 2024
Sabtu, 09 Maret 2024
10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024
Python Developer, Data Science, Web Application
Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB
(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)