6 Faktor SEO pada Arsitektur Website

22/01/2014    Renra Sedoya    1549     Marketing

SEO selalu menjadi perbincangan yang hangat dan enak untuk didiskusikan. Mungkin karena banyak teknik SEO yang dihasilkan dari masing-masing webmaster yang mempraktekannya di website masing-masing dengan gaya dan cara yang berbeda-beda. Dan melalui artikel ini saya juga ingin berbagi pengalaman, sharing mengenai beberapa faktor SEO yang menurut saya ada pada bagian arsitektur sebuah website. Berikut cuplikannya. Cekidot.

1. Crawling

Search Engine terutama Google harus dapat mengcrawling website anda dengan mudah. Google memiliki sebuah software yang kita kenal dengan nama spider. Tugas dari spider adalah menjelajahi setiap halaman website secara rutin kemudian halaman website tersebut akan dimasukan ke dalam daftar index Google. Namun, kita juga dapat menggunakan salah satu fasilitas yang ada di Google Web Master Tool yaitu Fetch as Google. Fungsi Fetch as Google ini adalah mensubmit link atau URL halaman website ke Google agar lebih maksimal untuk dicrawling.

2. Duplicate Content

Jangan pernah membuat duplicate content di website anda. Buatlah artikel yang benar-benar original hasil karya anda sendiri. Saya akan berbagi tips buat anda yang kadang merasa bingung dalam membuat artikel yang original. Misalnya, anda ingin membuat artikel dengan judul "tips membuat kue". Step pertama yang anda harus lakukan adalah mencari 5 artikel dari website yang berbeda tentang "tips membuat kue". Kemudian dari 5 artikel tersebut anda ambil masing-masing 1 paragraf. Sehingga, dari 5 artikel tersebut anda sudah dapat menghasilkan 5 paragraf. Nah, tugas anda sekarang adalah anda rubah beberapa kata dan diganti dengan sinonimnya. Misalnya di paragraf pertama ada kata "cara membuat kue" nah kata tersebut dapat anda ganti menjadi "tips bikin kue" dan lakukan seterusnya. Semoga dengan cara ini anda berhasil membuat 1 artikel yang benar-benar unik dan original.

3. Speed

Website anda harus dapat diakses dengan cepat atau istilah zaman sekarang itu websitenya ga "lola" alias loading lama. :) Anda bisa menggunakan tool dari http://tools.pingdom.com/fpt/ untuk mengecek seberapa cepat loading website anda. Ada banyak cara yang dapat anda lakukan untuk memaksimalkan loading website anda. Misalnya, membuat sistem cache atau dapat juga dengan mencompress file yang anda gunakan di website. Untuk mengcompress file, anda dapat menggunakan tools dari http://dean.edwards.name/packer/.

4. Permalink

Struktur artikel harus singkat dan mengandung kata kunci yang ditargetkan. URL selalu akan tampil di hasil pencarian, sehingga URL menjadi bagian yang penting dalam on-page. Ada beberapa clue yang diberikan Google dalam membuat struktur url yang friendly, antara lain:

Lakukan:

  • Sisipkan kata kunci pada struktur URL
  • Mengunakan struktur direktori dengan simple, seperti: http://domain.com/news/buy-baseball-cards.html
  • Struktur http://www.example.com/judul-artikel.html lebih baik dari pada http://www.example.com/judulartikel.html

Hindari:

  • Stuktur URL seperti: http://domain.com/index.php?id=12345
  • Stuktur URL seperti: http://namadomain.com/page1.html
  • Kata kunci yang berlebihan seperti: http://domain.com/ baseball-cards-baseball-cards-baseballcards.html
  • Struktur direktori yang telalu dalam, seperti: ".../dir1/dir2/dir3/dir4/dir5/dir6/page.html"
  • Menggunakan nama direktori yang tidak ada hubungannya dengan konten di dalamnya
  • 2 URL mengakses konten yang sama, seperti: "domain.com/page.htm" and "sub.domain.com/page.htm"
  • Menggunakan huruf capital pada URL

5. Responsive

Website anda harus dapat mudah diakses melaui mobile maupun tablet. Sekarang perkembangan mobile maupun tablet semakin berkembang pesat. Penggunanyapun terus dan semakin bertambah dengan cepat. Kalau website anda susah atau bahkan tidak bisa ditampilkan di mobile maupun tablet dengan sempurna maka bisa jadi visitor anda yang menggunakan mobile dan tablet meng-close website anda dari browsernya. Otomatis hal ini akan berpengaruh terhadap traffic atau pengunjung di website anda.

6. Cloaking

Cloaking mengacu pada praktek menyajikan konten yang berbeda untuk pengguna dan mesin pencari. Cloaking dianggap melanggar Google’s Webmaster Guidelines karena memberikan pengguna dengan hasil yang berbeda dari yang mereka harapkan. Oleh karena itu, janganlah pernah anda mencoba untuk bermain belakang dengan Google. Lakukan saja semua hal yang disarankan Google. Jauhkan teknik-teknik black hat dari website anda, seperti banyak melakukan hidden text atau terlalu berlebihan menggunakan tool atau software dalam kegiatan backlinking. Saya pikir, menggunakan tool atau software itu sah-sah saja asalkan anda tau dosisnya. Cara organik akan jauh lebih memberikan pengaruh terhadap ranking website anda di Google.

No data.

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More