5 Inspirasi Terbaik Untuk Seorang Desainer

08/02/2017    Indah Puspitasari    1929     Desain

Inspirasi bagi seorang desainer itu adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan ketika sedang mendesain, entah inspirasi itu didapat karena suasa hati, lingkungan, musik, dan masih banyak lagi. Namun disini saya akan berbagi tips dan trik inspirasi apa saja kan yang harus diterapkan oleh seorang desainer agar mendapatkan inspirasi atau ide-ide disaat sedang mendesain, karena perlu kita ketahui bahwa mendesain itu bukan perkara yang mudah, apalagi soal inspirasi dan ide-ide yang cemerlang, tidak semua orang bisa mendapatkan ide yang kreatif dengan mudah.

1. Jangan mencoba untuk meniru gaya lain desainer

Memang sulit untuk membuat sebuah desain mulai dari nol. Maka dari itu saya sempat berfikir yang akan meniru gaya desain orang lain agar terlihat lebih mudah. Namun selama seminggu saya membuat desain dengan cara meniru gaya desain orang lain, pekerjaan saya terbilang gagal total. Disitu saya menyadari bahwa saya tidak akan pernah berhasil jika saya terus mengikuti gaya desain orang lain, jadi mulai dari situ saya belajar dari awal estetika ilustrasi yang baik seperti apa.

 Jadi Anda tidak akan pernah menemukan sebuah kata sukses jika Anda terus dan terus mencoba untuk meniru gaya desain orang lain, karena tidak ada kreativitas yang terlibat atau yang tersalurkan ketika anda sedang mengikuti gaya desain orang lain. Para desainer harus selalu menerapkan semua estetika, terumata estetika jujur.

Hal ini sangat penting dan sangat dibutuhkan ketika Anda bekerja atau sedang memiliki client. Seseorang akan tertarik dengan anda karena mereka menyukai dan menghargai gaya desain Anda sendiri, dan mereka akan berharap Anda bukanlah seorang desainer yang dapat mudahnya meniru gaya desain desainer lain, akan lebih baik jika Anda menyalurkan bakat dan kreativitas anda pada desain yang sedang Anda buat sehingga memunculkan ciri khas gaya desain pada desain yang Anda buat.

Dari pada meniru gaya desain orang lain dan terlalu mengikuti tren, memiliki keyakinan dalam diri anda untuk mencari kreatifitas dan ide-ide cemerlang lainnya itu jauh lebih dihargai di kalangan masyarakat. Dan selalu menempatkan lebih banyak waktu untuk mengembangkan dan mengasah semua estetika yang ada dalam desain.

2. Dengarkan Klien Anda

Desain adalah semua tentang komunikasi. Sebagai seorang desainer, tujuan Anda adalah untuk visual mengkomunikasikan pesan yang tepat untuk audiens, apakah Anda sedang menciptakan merek, undangan, materi pemasaran, kemasan produk atau website.Tapi Anda tidak akan  bisa mengkomunikasikan pesan yang tepat pada desain Anda, jika Anda tidak menghabiskan waktu mengajukan pertanyaan dan mendengarkan apa yang dibutuhkan dan dimau oleh klien Anda.

Mendengarkan klien dapat mengambil berbagai bentuk proses. Selama bentuk proses desain keseluruhan  akan mendorong Anda untuk melakukan brainstorming pertanyaan sebelum konsultasi desain awal yang seperti apa , membuat kuesioner, dan check-in dengan mereka sepanjang proyek desain sedang berlangsung. .
Semakin komunikasi dan klarifikasi antara Anda dan klien Anda, semakin efektif Anda dapat mengkomunikasikan pesan yang tepat yang akan tersampaikan melalui desain yang telah Anda buat.

3. Mendapatkan Pengalaman

Ada 3 jalur yang berada di bidang desain grafis: Anda dapat bekerja di sebuah biro desain, di departemen desain satu perusahaan, atau Anda dapat freelance.
Disini saya memiliki pengalaman yang sangat berharga. Saya belajar bahwa saya tidak menikmati suasa didalam kantor saya, karena kurangnya kebebasan sehingga membuat kreativitas yang saya miliki hanya sedikit, sedangkan seorang desainer itu membutuhkan inspirasi sebanyak-banyaknya dan dari mana saja agar bisa tercipta ide-ide yang luar biasa. Dan melalui semua ini saya belajar bahwa tidak ada guru yang paling berharga selain dari pengalaman pertama saya.

Anda dapat belajar desain, Anda dapat merencanakan masa depan
Anda, dan Anda dapat mencari inspirasi dari desainer yang sudah berpengalaman lainnya. Jadi pengalaman pertama bisa kita dapatkan entah itu pekerjaan Anda di sebuah biro desain, di departemen desain satu perusahaan, atau Anda seorang freelancer.

4. Kritik konstruktif

 
Kritik diperlukan untuk memperkuat desain anda agar jauh Anda lebih kuat dan lebih menarik.Namun, saya tahu gagasan ini akan membuat semangat Anda sedikit menurun. Ketika Anda menerima kritikan dari klien Anda bahwa desain yang Anda buat sangat membosankan, tidak sesuai dengan konsep, atau bahkan mereka mengkritik bahwa desain yang telah Anda buat itu jelek. Memang sulit rasanya untuk menerima kritikan itu apalagi kritikan yang kesannya menyinggung secara pribadi terutama pada kreativitas yang telah kita buat, karena tidak semua orang mempunya kreativitas dna ide-ide cemerlang,

Tapi ingat itu sangat penting untuk diingat,  karena seorang desainer itu membuat desain tidak untuk diri Anda sendiri tetapi Anda membuat desain untuk orang lain, agar pesan yang Anda maksud bisa tersampaikan dengan baik. Seorang desainer dituntut untuk melayani, dan yang pasti tingkat kesulitan dan kebutuhan yang Anda dapatkan pada setiap klien itu berbeda-beda. Pikirkan bahwa kritik konstruktif adalah sebagai bentuk tantangan kreatif bukan sebagai hambatan. Dan sekeras itu, cobalah agar Anda tidak mudah untuktersinggung.

5. Mendidik Klien Anda

"Amatir frustrasi dengan klien. Professionals mendidik mereka." - Paul Jarvis
Itu adalah kuots yang disampaikan oleh Paul Jarvis untuk para desainer yang selalu menghadapi berbagai macam klien. Sangat penting untuk diingat bahwa klien sering datang kepada Anda untuk sebuah desain yang mereka inginkan, karena mereka kurang begitu mengerti masalah desain, oleh karena itu Anda sebagi seorang desainer yang sudah mengerti terlebih dahulu mengenai desain jangan mau di perbudak oleh klien yang belum mengetahui mengenai desain. Jadi agar mereka mengerti dan menyukai desain Anda, Anda itu perlumendidik mereka tentang desain .

Ada beberapa bentuk mendidik yang harus Anda terapkan pada klien Anda, diantaranya :
1. Mendidik mereka tentang proses desain, untuk membantu set dan mengelola desain
2. Menjelaskan pengambilan keputusan, untuk menunjukkan tujuan dan pemikiran yang masuk ke konsep desain yang akan dibuat
3. Berbicara dalam istilah yang sederhana dan mengajarkan klien definisi istilah desain secara umum
4. Dan selalu meminta pertanyaan atau masukan untuk menjaga pintu terbuka komunikasi

Desain Grafis

Belajar Membuat Website dari Nol

Pelajarannya mudah dipahami, orang awampun pasti bisa.

Learn More

Belajar Membuat Website dari Nol

Pelajarannya mudah dipahami, orang awampun pasti bisa.

Learn More