5 Cara Membuat Produk Mudah Closing dengan Copywriting

24/06/2019    Surya Chandra Gobel    46     Marketing

Setiap pengusaha pasti menginginkan apa yang mereka jual cepat closing dan mudah closing. Perlu diketahui mempunyai produk, layanan atau jasa jika tidak pernah disebarluaskan, siapa yang akan mengetahuinya ? Dengan copywriting sebenarnya mudah saja agar masyarakat mengetahui produk, layanan atau jasa yang ditawarkan. Pada bisnis online, terdapat unsur-unsur copywriting yang terbukti membuat produk mudah closing setelah membaca konten. Berikut ini unsur-unsur yang harus ditambahkan dalam copywriting.

Call to Action

Ketika di mini market, biasanya kasir yang sudah diberikan arahan akan menawarkan pelanggan untuk membeli produknya yang lain atau yang paling sering menawarkan pulsa. Teknik seperti itu memang cukup efektif untuk membuat pelanggan tergoda membeli lagi.

Dalam copywriting dapat dilakukan juga hal yang sama untuk memerintahkan pembaca konten agar menekan tombol "daftar", "beli" atau "download". Jangan sampai melewatkan salah satu unsur ini, karena telah terbukti sebagai follow up agar pelanggan masuk ke tahap selanjutnya, entah untuk beli lagi atau sekadar lihat-lihat saja yang sebenarnya baik untuk trafik.

Contoh tombol call to action yang menarik perhatian.

http://blog.upbisnis.com/wp-content/uploads/2014/07/beli-sekarang.png
http://blog.upbisnis.com/wp-content/uploads/2014/07/beli-sekarang.gif

Mendesak

Biasanya pelanggan akan menunda atau tidak tertarik, walau pun sudah ditawarkan produk yang dijual. Supaya memastikan pelanggan untuk membeli, berikan rasa terdesak pada pelanggan. Misalnya, seperti strategi "beli sekarang, karena stock terbatas", "diskon hanya untuk hari ini" dan lain-lain.

Berikan Layanan Gratis

Pernah melihat sebuah toko menjual produk dengan embel-embel gratisan ? Misalnya ada sebuah distro pakaian, menjual pakaian dengan embel-embel "beli 1 gratis 1". Teknik seperti ini sebenarnya cukup ampuh untuk para marketer menggaet customer.

Dalam copywriting teknik tersebut bisa diterapkan dengan memberikan penawaran pada customer yang ingin membeli. Customer menyukai hal-hal berbau gratis, walau pun sekecil apa pun itu. Salah satu contoh headline copywriting yang bisa dipakai seperti berikut ini.

"Dapatkan ongkir gratis untuk pembelian minimal Rp. 50.000 untuk hari ini." atau seperti banner di bawah ini.

http://blog.upbisnis.com/wp-content/uploads/2014/07/Call-to-action.jpg

Banner tersebut merupakan contoh yang baik, karena memiliki call to action mendesak "SEKARANG" dan memiliki penawaran layanan gratis "KUPON DISKON".

Garansi

Salah satu yang membuat customer percaya dengan produk yang dijual oleh penjual, yaitu garansi. Selain itu, garansi tidak sekadar garansi, tetapi ada jangka waktunya. Biasanya customer akan lebih percaya kepada penjual yang menjual produk dengan jangka waktu yang cukup panjang. Hal lainnya selain garansi, yaitu Free Trial, produk bisa dicoba dulu di tempat sebelum membeli.

Buat Pembaca Berpikir YA

Biasanya ada customer yang memang belum pernah mencoba atau mengetahui produk tersebut, tetapi sok tahu. Untuk mengatasi customer seperti itu dalam bernegosiasi, penjual wajib membuat customer tidak dapat menjawab kata-kata, selain kata "YA". Karena kata tersebut secara psikologis mempengaruhi pengambilan keputusan.

Pada copywriting, buatlah tombol call to action dengan kalimat tanya "Apakah Anda ingin mendapatkan diskon hari ini ?", lalu follow up dengan tombol "YA, beli sekarang".

Itulah sedikit informasi mengenai 5 Cara Membuat Produk Mudah Closing dengan Copywriting. Semoga apa yang kami sampaikan dapat bermanfaat untuk kalian.

referensi: blog.upbisnis.com/panduan-lengkap-copywriting/

No data.

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More