5 Alternatif Framework CSS Pengganti Bootstrap & Foundation

Memilih framework yang tepat untuk membangun desain website kamu, sangatlah penting. Jika kamu sudah  bosan dengan framework CSS yang itu-itu saja saatnya mencoba menggunakan beberapa framework yang lebih ringan dan berbeda. Ada cukup banyak framework CSS yang tersebar secara gratis yang dapat dijadikan alternatif pengganti Bootstrap atau Foundation.

Berikut 5 Alternatif Framework CSS untuk menggantikan Bootstrap dan Foundation, sangat cocok untuk membuat desain website yang simple dan flat.

1. Skeleton

Skeleton adalah framework CSS yang ringan. Sistem grid Skeleton terbaru menjamin bahwa penggunaan tata letak akan sangat mudah dan dapat menyesuaikan dari besar kecilnya layar mobile. Semua komponen yang termasuk versi sebelumnya seperti tombol, bentuk dan elemen fom masih dalam tipografi yang sekarang. [Check it out]

2. CardinalCSS

CardinalCSS adalah kerangka CSS yang dibangun dengan fokus pada kinerja, mudah dibaca dan yang paling penting mudah dikembangkan. CSS Box Model yang memungkinkan kita dengan mudah dapat menentukan lebar dan tinggi elemen. CardinalCSS juga dilengkapi dengan beberapa kelas pembantu yang memungkinkan kamu dengan cepat menerapkan gaya pada elemen. [Check it out]

3. ConciseCSS

ConciseCSS adalah kerangka CSS yang ramping dibangun di atas Sass, Less. Tapi, jika kamu lebih suka yang polos sederhana hanya dengan CSS, juga tersedia. ConciseCSS juga dilengkapi dengan gaya dasar untuk elemen penting seperti judul, paragraf, tabel, form, dan satu set kelas pembantu untuk membuat tombol UI. [Check it out]

4. PowertoCSS

PowertoCSS sangat ringan dan kerangka frontend yang padat. Nama kelas yang digunakan untuk membangun grid dan menerapkan gaya yang sederhana dan mudah diingat (misalnya .button). Kamu juga dapat menambahkan tema kamu sendiri. [Check it out]

5. Furtive

Furtive adalah kerangka CSS mobile yang dibangun dengan standar web mutakhir seperti penggunaan Flexbox untuk grid dan rem unit untuk elemen sizing (termasuk ukuran font). Furtive mempertahankan CSS footprint kecil dengan tidak mendukung browser lama (Internet Explorer). Oleh karena itu Furtive adalah kerangka sempurna jika Anda sedang merancang sebuah situs web untuk masa depan. [Check it out]

29 Januari 2015

Webinar Gratis 2024


Selanjutnya Pada Bulan Maret 2024

Sabtu, 09 Maret 2024


10 Bahasa Rekomendasi Untuk Dipelajari di 2024

Python Developer, Data Science, Web Application

Kursus Python Django Web Application 2024 di DUMET School Mini Bootcamp Backend Laravel 11 Bulan Mei 2024 di DUMET School
Webinar Selanjutnya Mei 2024

Minggu, 26 Mei 2024, 09.00-13.00 WIB

(4 Jam Membuat Backend di Laravel 11)

chat