Mengenal Jenis-jenis Printer

20/06/2016    Raditya Noveraldo    7217     Artikel Bebas

Banyak sekali jenis-jenis printer yang sudah beredar di pasaran, ada printer yang bekerja berdasarkan sistem ketukan (dot matrix), thermal, bubble, ada pula yang bekerja berdasarkan semprotan tinta (ink) hingga laser.

 

Karena banyaknya type printer yang ada kali ini saya akan merangkumnya hanya beberapa saja yang paling sering kita jumpai dalam percetakan besar ataupun dalam rumah-rumah biasa. Dan berikut adalah printer tersebut :

 

1. Printer InkJet
Jenis Printer ini adalah yang paling umum ditemui pada saat ini. Printer ini memberikan tinta ke atas kertas untuk membentuk gambar. Hal ini terjadi dikarenakan ada sebuah plat magnet yang langsung mengalirkan tinta ke atas kertas sesuai dengan pola yang diinginkan. Kualitas cetakan printer inkjet hampir menyamai kualitas cetakan pada printer laserjet. Kualitas printer inkjet standar adalah sekitar 300 dpi (dots per inch) , walaupun jenis printer yang baru sudah mulai berimprovisasi. Selain tinta warna, printer inkjet juga bisa diatur untuk mencetak dalam bentuk hitam putih.
 

Kelebihan Printer Inkjet :
- Hasil cetaknya lebih cepat dibanding dot matrix
- Kualitas cetaknya cukup baik
- Tidak terlalu bising ketik mencetak

Kekurangan Printer Inkjet :
- Harga relatif lebih mahal dibanding dot matrix
- Tinta printer original relatif mahal
- Tidak dapat mencetak lebih dari 1 rangkap

2. Printer Laser Jet
Printer laserjet atau sering disebut dengan printer laser merupakan jenis printer yang menggunakan laser pada proses pencetakannya.

Printer laserjet bekerja sangat cepat dan catridgenya bertahan lebih lama. Sama seperti printer inkjet printer laserjet juga bisa diatur untuk mencetak warna hitam putih saja atau seluruh warna CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black)
 

Kualitas cetakan yang dihasilkan selain cepat juga sangat tajam dan hemat biaya tinta. Printer laser sangat tepat digunakan bagi mereka yang frekuensi mencetaknya dalam jumlah banyak. Cocok digunakan untuk usaha Fotocopy dan Percetakan maupun Perkantoran.

Kelebihan Printer Laser Jet :
- Kecepatan cetak tinggi
- Hasil cetak sangat baik
- Tidak bising

Kekurangan Printer Laser Jet :
- Harga printer yang mahal
- Cepat Panas
 

3. Printer Thermal (POS Printer)
Jika anda pergi ke sebuah supermarket atau toko swalayan bahkan di kios-kios dan warung anda akan menemui printer jenis ini di meja kasir.

Kualitas thermal printer hampir sama dengan dot matrix, thermal printer menggunakan panas dan bukan ketukan atau impact. Keuntungan dari thermal printer adalah lebih tidak berisik dan mempunyai kecepatan tinggi, kelemahannya adalah harus menggunakan kertas khusus thermal ( umumnya permukaan licin dan dalam bentuk roll )

Kelebihan :
- Bentuknya relatif kecil
- Cepat dalam mencetak
- Harga relatif mahal
- Tidak bising

Kekurangan :
- Harus menggunakan kertas khusus
- Tidak bisa mencetak kertas lebar

4. Plotter / Wide Format Printing
Plotter merupakan salah satu peralatan outputnya dapat mencetak grafis pada surface kertas, Vinyl, Sticker, dan berbagai bahan lainnya dalam ukuran besar dengan hasil yang memuaskan. Printer ploter cocok untuk mereka yang menerima jasa print digital outdoor dan indoor seperti banner, poster, sticker, cutting, dsb. Jenis printer ini keakuratan pencetakannya sangat bagus. Ada 2 jenis printer plotter yakni flatbed plotter dan drum plotter.

Kelebihan Plotter :
- Dapat mencetak kertas yang lebar
- Kecepatan cetak sangat baik
- Kualitas cetak sangat baik
- Tidak bising

Kekurangan Plotter :
- Harga relatif mahal
- Memakan tempat
- Boros tinta


5. Printer DTG ( Direct to Garment)
Printer DTG yang umumnya ada digunakan pada dunia sablon kaos, yang tadinya dengan sablon warna manual sekarang berkembang menjadi printing kaos digital untuk dapat mencetak t-shirt / Kaos & kain secara langsung tanpa perantara ( tanpa transfer paper).

Keunggulan menggunakan Printer DTG adalah :
- Bisa mencetak Full color
- Hasil sablon tajam dan merata dengan warna yang memuaskan
- Hasil awet dan bisa dicuci berkali-kali seperti hasil sablon manual
- Hasil cetak halus meresap ke bahan kain
- Tidak usah menggunakan transfer paper
- Tidak usah menggunakan mesin press kaos

Kelemahan :
- Perawatan head printer yang susah dan cendrung cepat buntu jika tidak merawatnya dengan benar.
- Harga tinta printer sangat mahal dari tinta sablon
- Harga jual jauh lebih mahal dari sablon manual untuk produksi jumlah banyak.
 

Mungkin sampai sini dahulu untuk artikel Mengenal Jenis-jenis Printer kali ini, semoga dengan Mengenal Jenis-jenis Printer kalian dapat membantu anda untuk memilih printer mana yang cocok dengan design anda. Semoga bermanfaat, tetap nantikan tutorial-tutorial selanjutnya hanya di DUMETSchool.com terimakasih :)

No data.

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More