Blog Request tutorial? klik disini!

  • Mengenal Berbagai Jenis Aliran Desain (Part 2):

    Ditulis oleh: Faizal Ryza
    3589 kali dibaca
    18 Dec / 2013 10:15

    Pada Artikel ini Saya akan melanjutkan pembahasan mengenai Aliran Desain. Berikut jenis aliran desain Art Deco dan De Stjil:

    Art Deco

    Art Deco adalah pergerakan internasional seni desain yang populer dari 1925 sampai 1939, yang mempengaruhi seni dekorasi seperti arsitektur, desain interor, dan industri, termasuk juga seni visual seperti fesyen, lukisan, seni grafis dan film. Pada waktu itu temanya adalah elegan, glamor, fungsional, dan modern.

    Pergerakan ini merupakan campuran beberapa gaya dan pergerakan dari awal abad 20, termasuk Neoclassical, Constructivism, Cubism, Modernism, Art Nouveau, dan Futurism. Puncak kepopulerannya di Eropa selama The Roaring Twenties dan berlanjut dengan kuat di Amerika Serikat sampai tahun 1930an. Meskipun banyak pergerakan desain mempunyai akar politik dan filosofi art deco benar-benar murni dekoratif.

    Art Deco mengalami kemunduran pada akhir tahun 30an dan awal 40an, dan segera dilupakan oleh publik. Art Deco mengalami kebangkitan lagi dengan kepopuleran desaingrafis pada 1980. Art Deco banyak mempengaruhi banyak gerakan seni selanjutnya seperti Memphis dan Pop art.

    Pengaruh desain Art Deco diekspresikan dalam bentuk-bentuk seperti Kubisme dan Futurisme yang dekoratif. Tema populer lainnya adalah, trapesium, zig-zag, geometris, dan bentuk campuran, yang dapat dilihat pada karya-karya awal. Contoh dari gaya dan tema ini ada di Detroit, Michigan: Fisher Building dan Guardian Building.

    Art deco mempunyai karakter dengan penggunaan material seperti aluminium, stainless steel, pernis, dan kayu. Material eksotik seperti kulit hiu dan zebra juga tampak. Penggunaan garis tebal dari bentuk-bentuk dan kurva( tidak seperti bentuk berliku-liku yang merupakan ciri Art Nouveau), pola Chevron, dan Motif seperti matahari adalah tipe art deco.

    Gaya khusus art deco mempengaruhi beberapa pergerakan lain yang sejenis sejak kemundurannya. Art Deco mempengaruhi gaya berikutnya seperti Memphis dan Pop Art. Art Deco juga mempengaruhi arsitektur dan gaya post modern, pada tahun 1970an. Art Deco juga tampak mempengaruhi seni kontemporer.

    Contoh Aliran Desain Art Deco :

     

    De Stijl

    De Stijl (after style; bahasa belanda dari “The Style”, dikenal sebagai neoplasticism, adalah gerakan pada tahun 1917, masa de stijl juga merupakan nama jurnal yang diterbitkan oleh pelukis, desainer, penulis, dan kritikus belanda Theo van Doesburg (1883-1931), anggota grup ini adalah Piet Mondrian (1872-1944), Vilmos Huszàr (1884-1960), dan Bart van der Leck (1876-1958), dan arsitek Gerrit Rietveld (1888-1964), Robert van ‘t Hoff (1887-1979), dan J.J.P. Oud (1890-1963). neoplasticism – seni plastic baru (atau Nieuwe Beelding di Belanda)

    Nama De stijl berasal dari Gottfried Semper’s Der Stil in den technischen und tektonischen Künsten oder Praktische Ästhetik (1861-3), dimana lingkaran memberi kesan salah pada materialism dan functionalism. Pada umumnya de stijl menampilkan kesederhanaan dan abstraksim pada arsitektur dan lukisam, hanya menggunakan garis lurusvertikal dan horisontal dan bentuk-bentuk persegi. Lebih jauhnya, mereka membatasi pada warna-warna dasar, merah, biru, dan kuning, dan hitam, putih, serta abu-abu. Mereka menghindari bentuk semetri dan keseimbangan dengan penggunaan oposisi, elemen pergerakan adalah arti lain dari de stijl: “a post, jamb atau support”, hal ini banyak terlihat di karya yang menggunakan kayu.

    Pada pekerjaan tiga dimensi, garis vertikal dan horisontal di posisikan pada lapisan yang tidak berpotongan, dengan membiarkan tiap elemen tetap kelihatan tanpa mengganggu elemen lainnya. Hal seperti ini dapat ditemukan pada Rietveld Schröder House dan Red and Blue Chair.

    Gerakan De Stijl dipengaruhi oleh lukisan kubisme seperti mysticism dan pikiran tentang bentuk geometris yang ideal di neoplatonic. Karya de stijl mempengaruhi gaya bauhaus dan gaya internasional dan gaya arsitektur internasional seperti pakaian dan desain interior. Namun demikian, tidak mengikuru aliran-aliran desain secara umum “ism” (cubism, futurism, surrealism), tidak juga mengikuti prinsip sekolah seni seperti bauhaus.

    Dalam musik, De Stijl berpengaruh pada pekerjaan Jakob van Domselaer teman dekat Mondrian. Antara tahun 1913-1916, dia menggubah Proeven van Stijlkunst(Eksperimen dalam gaya artistik), yang terinsprirasi dari lukisan Mondrian.

    Karya dari anggota De Stijl menyebar di seluruh dunia, tetapi pameran De Stijl terorganisir dengan baik. Musium dengan banyak koleksi De Stijl termasuk Gemeentemuseum di The Hague) dimana banyak karya Mondrian, dan Amsterdam Stedelijk Museum, dimana banyak karya dari Rietveld dan Van Doesburg. Centraal Museum of Utrecht mempunyai koleksi Rietveld yang paling besar, dan mempunyai Rietveld Schröder House, Rietveld’s adjacent “show house,” dan the Rietveld Schröder Archives.

    Contoh Aliran Desain De Stijl :

    Sumber : http://artdecodekave.wordpress.com/aliran-desain/






Baca juga

Rukan Artha Gading Niaga Blok i - 23, Jalan Boulevard Artha Gading

Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

(Belakang Mall Artha Gading)

Telp: (021) 4585-0387


Ruko Permata Regensi Blok B - 18, Jalan Haji Kelik

Srengseng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11630

(Depan Hutan Kota Srengseng)

Telp: (021) 5890-8355


Ruko Jalan Taman Daan Mogot Raya No. 23

Kel. Tanjung Duren Utara Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat 11470

(Belakang Mall Citraland dan Kampus UNTAR II)

Telp: (021) 2941-1188


Ruko Jalan Kartini Raya No. 53

Pancoran Mas, Depok 16436

(± 5 Menit dari Kantor Walikota Depok)

Telp: (021) 7720-7657


Rukan Crown Palace Blok A no 12, Jl Prof Dr Soepomo no 231 (Samping Universitas Sahid).

Kec. Tebet, Kel. Menteng Dalam.

(± 1 Menit dari Tugu Pancoran)

Jakarta Selatan 12870

Telp: (021) 2298-3886

Buka setiap hari Senin - Minggu jam 09.00 s/d 21.00

SMS: 0851-0055-5666 / 0819-7555-666 / 0812-9933-3913 / 0812-9393-3210 / 0812-1999-9155