Blog Request tutorial? klik disini!

  • Lemari Es Tanpa Listrik

    Ditulis oleh: Alfiana Irsyada Salma
    1310 kali dibaca
    12 Aug / 2014 06:55

    Lemari es atau lemari pendingin pasti sudah banyak dimiliki oleh masyarakat luas. Akan tetapi, belum banyak orang yang mengetahui bahwa ada lemari es tanpa listrik, istimewa bukan, pastinya kalian bertanya-tanya apakah bisa lemari es tanpa listrik ?

    “Sure Chill” nama yang diberikan untuk lemari es tanpa aliran listrik.

    Seorang ilmuawan asal inggris, Ian Tansley telah berhasil mendesain mesin pendingin yang bisa menyimpan vaksin atau makanan agar tetap dingin dalam waktu 35 hari tanpa listrik. Tujuannya mesin pendingin tersebut ditujukan untuk Negara berkembang yang masih belum atau susah mempunyai akses listrik.

    Sure Chill bisa menjaga suhu didalamnya agar tetap dingin dan menjamin makanan atau vaksin dari kerusakan. Yayasan Bill Gates mendonasikan sekitar Rp. 16 Miliar untuk desain yang kreatif dan inovatif tersebut agar pengembangan mesin pendingin tersebut tetap terjaga di tahun yang akan datang atau masa depan. Sure Chill berguna layaknya lemari es listrik pada umumnya.

    Ian membuat Sure Chill dengan menggunakan metode unik air yang berputar, agar suhu yang berada didalam lemari es tetap terjaga dan menjadikannya mesin pendingin yang ramah lingkungan. Karena, Saat ini masih banyak yang menggunakan CFC yang dapat merusak lapisan ozon. Maka ian berinisiatif menciptakan suatu produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan.

    Suhu didalam lemari es akan tetap terjaga pada suhu 4 derajat celcius. Walaupun tidak terhubung dengan listrik selama 35 hari. Teknologi lemari es tersebut memanfaatkan hukum fisika dasar. Contohnya, pada suhu 4 derajat celcius air menjadi lebih berat dari sebelumnya dan akan mulai tenggelam. Sementara pada temperatur lain, air akan naik ke permukaan. Nah, Sure Chill ini memastikan adanya sirkulasi air dingin tersebut didalam kompartemen, tepatnya disekitar ruang pendingin, agar tetap berada pada suhu yang diinginkan.

    Ian menemukan ide lemari es tanpa listrik tersebut mulai timbul setelah mempelajari ilmu danau beku didekat rumanya. Ian bertanya-tanya mengapa permukaan danau tetap beku sementara bagian bawahnya masih terdapat ikan-ikan berenang.

    Kini Ian dan perusahaannya membangun 1.500 lemari es termasuk model yang akan diberikan untuk Bill Gates Foundation dan UNICEF. Pihak perusahaan telah mengirim sekitar 200 unit lemari es ke Filipina untuk membantu korban Topan Haiyan. Dengan panel surya, jadi mesin bisa mengisi daya baterai dengan sinar matahari,

    Mesin pendingin tersebut harganya masih terbilang mahal, harganya berkisar sampai US $2.600 atau sekitar Rp. 30 Juta. Akan tetapi, menurut ian, jika lemari es diproduksi secara massal, maka harganya akan murah bahkan bisa lebih murah dari lemari es pada umumnya.






Baca juga

Rukan Artha Gading Niaga Blok i - 23, Jalan Boulevard Artha Gading

Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

(Belakang Mall Artha Gading)

Telp: (021) 4585-0387


Ruko Permata Regensi Blok B - 18, Jalan Haji Kelik

Srengseng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11630

(Depan Hutan Kota Srengseng)

Telp: (021) 5890-8355


Ruko Jalan Taman Daan Mogot Raya No. 23

Kel. Tanjung Duren Utara Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat 11470

(Belakang Mall Citraland dan Kampus UNTAR II)

Telp: (021) 2941-1188


Ruko Jalan Kartini Raya No. 53

Pancoran Mas, Depok 16436

(± 5 Menit dari Kantor Walikota Depok)

Telp: (021) 7720-7657


Rukan Crown Palace Blok A no 12, Jl Prof Dr Soepomo no 231 (Samping Universitas Sahid).

Kec. Tebet, Kel. Menteng Dalam.

(± 1 Menit dari Tugu Pancoran)

Jakarta Selatan 12870

Telp: (021) 2298-3886

Buka setiap hari Senin - Minggu jam 09.00 s/d 21.00

SMS: 0851-0055-5666 / 0819-7555-666 / 0812-9933-3913 / 0812-9393-3210 / 0812-1999-9155