Teori Logo Tujuan dan Fungsi Part 1

30/05/2014    Bartholo Bush Sawa    5348     Desain

Teori Logo

Identitas suatu perusahaan merupakan cerminan dari visi, misi suatu perusahaan yang divisualisasikan dalam logo perusahaan. Logo merupakan suatu hal yang nyata sebagai pencerminan hal-hal yang bersifat non visual dari suatu perusahaan, misalnya budaya perilaku, sikap, kepribadian, yang dituangkan dalam bentuk visual (Suwardikun, 2000: h.7) David E. Carter (seperti dikutip Kurniawan, 2008) juga menjelaskan “Logo adalah identitas suatu perusahaan dalam bentuk visual yang diaplikasikan dalam berbagai sarana fasilitas dan kegiatan perusahaan sebagai bentuk komunikasi visual. Logo dapat juga disebut dengan simbol, tanda gambar, merek dagang (trademark) yang berfungsi sebagai lambang identitas diri dari suatu badan usaha dan tanda pengenal yang merupakan ciri khas perusahaan”.

Menurut Evelyn Lip, desain logo atau merek dagang harus memenuhi kondisi-kondisi di bawah ini:

Harus sesuai dengan kebudayaan.

Logo harus menyandang citra yang diinginkan dan menunjukkan keadaan sebenarnya atau kegiatan dari perusahaan serta menggambarkan sasaran komersial organisasinya yang diwakilinya, sedangkan merek dagang harus didesain untuk mewakili produk suatu perusahaan.

Harus merupakan alat komunikasi visual.

Harus seimbang dan, karena itu, bisa dengan hitam putih atau seimbang dalam warna.

Logo harus menggambarkan suatu irama dan proporsi.

Harus artistik, elegan, sederhana namun memiliki penekanan atau titik fokus.

Desainnya harus harmonis.

Harus menggabungkan tulisan/huruf yang tepat sehingga dapat menyampaikan pesan yang dimaksud secara logis dan jelas.

Harus menguntungkan secara Feng Shui dan seimbang dalam unsur Yin & Yang. (Lip, 1996: h.3-4)

 

Sedangkan menurut David E. Carter (seperti dikutip Adi Kusrianto, 2007) pertimbangan-pertimbangan tentang logo yang baik itu harus mencakup beberapa hal sebagai berikut:

Original & Desctinctive, atau memiliki nilai kekhasan, keunikan, dan daya pembeda yang jelas

Legible, atau memiliki tingkat keterbacaan yang cukup tinggi meskipun diaplikasikan dalam berbagai ukuran dan media yang berbeda-beda.

Simple atau sederhana, dengan pengertian mudah ditangkap dan dimengerti dalam waktu yang relatif singkat.

Memorable, atau cukup mudah untuk diingat, karena keunikannya, bahkan dalam kurun waktu yang lama.

Easily associated with the company, dimana logo yang baik akan mudah dihubungkan atau diasosiasikan dengan jenis usaha dan citra suatu perusahaan atau organisasi.

Easily adaptable for all graphic media. Disini, faktor kemudahan mengaplikasikan (memasang) logo baik yang menyangkut bentuk fisik, warna maupun konfigurasi logo pada berbagai media grafis perlu diperhitungkan pada proses pencanangan. Hali itu untuk menghindari kesulitan-kesulitan dalam penerapannya.

 

Tujuan dan Fungsi Logo

Tujuan dari logo menurut David E. Carter (seperti dikutip Al, 1982), yaitu:

Sebagai ciri khas dan identitas agar mudah dikenal oleh publik.

Sebagai penunjuk karakter perusahaan di mata publik.

Menginformasikan jenis usaha untuk membangun image.

Merefleksikan semangat dan cita-cita perusahaan.

Menumbuhkan kebanggaan di antara anggota perusahaan.

 

Sedangkan fungsi logo menurut John Murphy dan Michael Rowe (1998) yaitu :

Fungsi identifikasi: khalayak dapat mengidentifikasi perusahaan tersebut bergerak di bidang apa dan barang serta jasa apa yang dihasilkan.

Fungsi pembeda: logo dapat membedakan perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain, produk yang satu dengan produk yang lainnya.

Fungsi komunikasi: logo berperan sebagai pemberi informasi (jika berupa rambu-rambu), dan dapat juga menjadi pemberi tahu keaslian sebuah produk.

Merupakan aset yang berharga. Jika produk tersebut lebih dikenal di negaranegara lain maka suatu perusahaan/merek akan dihargai dengan cara waralaba.

Mempunyai kekuatan hukum. Logo yang telah diregistrasi dapat dijadikan jaminan kualitas produk yang dilindungi Undang-Undang.

No data.

Belajar Membuat Website dari Nol

Pelajarannya mudah dipahami, orang awampun pasti bisa.

Learn More

Belajar Membuat Website dari Nol

Pelajarannya mudah dipahami, orang awampun pasti bisa.

Learn More