Seremnya Hukuman Google Sandbox

18/01/2014    Renra Sedoya    1350     Marketing

Google Sandbox atau Sandboxing merupakan sebuah istilah yang diberikan oleh Google dalam hal Google meranking halaman website untuk diindex. Efek dari hukuman Sandbox ini dapat menghilangkan website anda secara tiba-tiba dari hasil pencarian apapun di Google dalam waktu tertentu. Lama hukuman ini bisa 6 bulan atau bahkan lebih. Namun pada kondisi Sandbox ini website anda sebenarnya masih berada dalam database Google.

Jika website anda sudah masuk ke dalam hukuman Google Sandbox maka ini bisa jadi hal yang berat buat anda untuk mengembalikan website anda pada ranking seperti sebelum terkena Sandbox. Hukuman Sandbox memang cukup kejam. Oleh karena itu berhati-hatilah dalam melakukan berbagai teknik SEO. Yang menurut kita baik belum tentu Om Google menganggap juga baik. :)

Berikut Beberapa hal yang dapat membuat website masuk ke Sandbox area:

  • Website yang memiliki konten yang lemah (artikel yang sedikit, banyak memiliki duplikat artikel, dan memiliki sedikit internal link). Pada masa sekarang ini, menurut saya konten adalah faktor utama dalam SEO. Google sering memberikan pernyataan bahwa berikan pengguna konten yang bermanfaat dan jangan HANYA fokus terhadap mesin pencari saja.
     
  • Website  yang memiliki banyak bagian yang diduplikat seperti meta canonical, multiple URL, dan duplikat halaman. Ingat ! dalam SEO semua harus unik dan original.
     
  • Website yang memiliki sedikit Inboundlink. Inboundlink atau backlink merupakan faktor yang tergolong besar dalam hal SEO. Namun, pada era Google Hummingbird ini kita harus benar-benar paham dalam teknik backlinking yang tidak menyalahi aturan Google.
     
  • Terlalu banyak menyisipkan kata kunci pada sebuah artikel. Dalam membuat artikel cukup terdapat 1 sampai 2 kata kunci yang exact dengan kata kunci tertarget. Selebihnya sisipkan saja kata-kata yang similar atau berupa sinonimnya.
     
  • Banyak terdapat "hidden text" pada halaman website. Contohnya, banyak menyisipkan kata kunci di halaman website dan diberi warna yang sama dengan backgroundnya atau dengan memberikan ukuran font yang sangat kecil sehingga pengguna tidak dapat melihatnya namun Google tetap dapat melihat ini.
     
  • Melakukan teknik Cloaking. Cloaking merupakan teknik black hat SEO dimana konten yang disajikan kepada spider mesin pencari berbeda dari yang ditampilkan browser. Artinya, hasil yang ditampilkan website dari hasil pencarian tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya dicari oleh pengunjung.
     
  • Sering melakukan backlinking yang ekstrim dengan menggunakan tools atau software backlink. Dengan melakukan kegiatan seperti ini, Google akan menganggap kita telah melakukan spamming.

     

Sekian dulu tips trik SEO untuk kali ini, sampai jumpa di artikel selanjutnya. Keep sharing :)

No data.

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More