Samsung Buka Pabrik Di Indonesia

19/08/2014    Alfiana Irsyada Salma    554     Artikel Bebas

Samsung Electronics yang merupakan sebuah raksasa perusahaan korea, sekarang ini Samsung telah menjadi vendor smartphone android terbesar di dunia. Kabarnya, Samsung akan memproduksi smartphone-nya di Indonesia.

Ternyata pihak Samsung telah berdiskusi dengan pemerintah Indonesia mengenai kerjasama untuk memproduksi smartphone, karena permintaan pasar domestik yang melonjak semakin naik.

Kabarnya, Samsung sudah mendapatkan tempat produksi. Samsung akan memanfaatkan pabrik yang sudah ada di daerah Cikarang, Bekasi. Pabrik tersebut akan dimanfaatkan untuk merakit smartphone dan akan memproduksi hardisk optik dan perangkat elektronik seperti Televisi, DVD Player dan monitor CRT.

Besar kemungkinan Samsung yang telah melangkah lebih jauh untuk membuka pabrik di Indonesia adalah sebagai upaya untuk menghindari kebijakan dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPN BM) untuk smartphone yang diimpor.

Smartphone kini menjadi komoditas impor tertinggi kedua di Indonesia setelah minyak mentah pada 2013 tahun lalu, jumlahnya mencapai 2,8 Miliar Dollar Amerika Serikat.

Pada laporan kuartal terakhir, tahun ini, Samsung dinyatakan mengalami kerugian karena kalah saing dengan vendor lain. Maka dari itu para ahli menyarankan Samsung untuk lebih agresif pada kuartal selanjutnya agar tidak kalah saing dengan vendor lain dan untuk mencegah kehilangan saham.

Maka dari itu Samsung berencana untuk membuka pabrik di Indonesia. Samsung bisa menekan harga jual smartphone-nya di Indonesia dan terus bersaing dengan vendor-vendor lain untuk mempertahankan pangsa pasarnya. Kabarnya, investasi Samsung mencapai 1 Miliar Dollar Amerika Serikat.

No data.

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More