Blog Request tutorial? klik disini!

  • Kenali Baterai Smartphone Anda

    Ditulis oleh: Estu Susilo
    2628 kali dibaca
    09 Sep / 2014 20:15

    Halo selamat malam teman-teman, hari ini kita lewat dulu ya bahas sosial medianya, karena apa? karena saya kehabisan bahannya hahaha. untuk itu hari ini kita bahas dulu tentang baterai rechargeable untuk smartphone anda. Tentunya anda mau Baterai anda awet dan berumur panjang bukan ?

    Berikut tips-tipsnya:

    Eits, sebelum bahas tipsnya, saya mau tanya sebelumnya, apakan anda mengetahui jenis baterai apa yang ada di smartphone anda? untuk itu saya jabarkan dulu jenis-jenis barterai pada smartphone.

    Jenis-jenis Baterai

    NiCD
    Baterai jenis ini merupakan generasi pertama dan berkapasitas besar, baterai ini digunakan untuk ponsel lama yang bertenaga besar. Sesuai dengan ukuran dan kapasitasnya, proses pengisianulangnya pun cukup merepotkan. Misal, pengisian ulang harus di lakukan pada saat dayanya benar– benar habis.Karena baterai NiCD memiliki memory effect.
     
    NiMh ( Nickel Metal Hydride )
    Generasi selanjutnya adalah NiMH. Baterai isi ulang ini masih memiliki memory effect namun hanya bersifat sementara. Jadi lebih fleksibel ketimbang jenis NiCD. Untuk pengisian ulang tak perlu menunggu benar – benar habis, namun dengan konsekuensi akan tersa cepat habis. Namun hal ini hanya berlangsung sementara, saat habis isi kembali dan kemampuannya akan normal lagi.
     
    Li-Ion ( Lithium Ion )
    Ketimbang dua generasi sebelumnya, tipe ini tak lagi memiliki memory effect. Jadi Anda bisa mengisi ulangnya tanpa menunggu baterai habis. Baterai Li-Ion memiliki” life cycle ” ( siklus hidup ) yang lebih
    pendek. Karan umur baterai ditentukan oleh berapa banyak kita mencas baterai tersebut. Bahkan apabila dicas berlebihan baterai lithium ion akan menurunkan kemampuannya, ketimbang NiCD atau NiMH.
     
    Li-Po ( Lithium Polymer )
    Ini generasi paling baru baterai isi ulang dan bersifat cair. Selain ramah lingkungan, keunggulannya di atas baterai Li-Ion. Untuk perawatan baterai Lithium Polymer, tak jauh beda dengan Lithium Ion. Tapi, penanganannya harus ekstra. Mengingat sifatnya yang ” liquid ” dengan tekanan yang cukup keras bisa menyebabkan bentuk baterai berubah.
     
    Kelemahan Li-Po justru mengharuskan kita mengisi ulang baterai jangan sampai menunggu ponsel mati dengan sendirinya. Atau sebisa mungkin ketika ponsel memberikan peringatan baterai lemah. Jika tidak, ponsel akan susah untuk diaktifkan karena baterai belum pulih sepenuhnya.
     
     
    Apa itu Memory Effect ?

    Memory Effect' adalah suatu kejadian dimana Anda menghabiskan baterai sampai sekitar 25 persen dan kemudian me-casnya lagi sampai 100 persen, pada akhirnya baterai tersebut akan melupakan ia mempunyai sisa 25 persen dan hanya menggunakan 75 persen kapasitas aslinya jika hal ini dilakukan secara terus menerus.

     

    Bagaimana ? sudah paham perbedaan dari masing-masih jenis baterai. Tentunya anda pun sudah tahu baterai apa yang digunakan untuk smartphone ada. Jadi langsung saja kita menuju ke acara utamanya yaitu tips agar baterai awet.

     

    1. Persingkat Waktu Pengecasan
    Cara yang paling efektif melakukan pengecasan adalah saat ponsel dalam kondisi mati.
     
    2. Gunakan Charger bawaan
    Menggunakan charger bawaan adalah pilihan yang tepat saat mencas baterai anda karena ada 3 langkah yang di lakukan saat anda mencas baterai. Pertama proses pengisian secara cepat, Kedua ketika baterai terisi 80% charger akan melakukan pengisian secara perlahan, nah disinilah charger bawaan (charger yang tepat) berguna dengan baik untuk mengisi daya.
     
    3. Matikan vibrator dan backlight
    Cukup pilih satu saja untuk pengingat pesan anda, apakah anda ingin getar atau dering, jangan digunakan bersamaan karena akan menguras daya baterai anda.
     
    4. Hindari aplikasi yang tidak penting
    Fitur ponsel yang makin beragam membuat penggunaan baterainya pun makin boros.
    Untuk itu, sebisa mungkin tidak menggunakan fitur yang tak diperlukan
     
     
    5. Hindari ponsel dari bentukan & percikan air
    Salah satu sebab baterai boros karena adanya hubung singkat (korsleting). Korsleting ini bisa disebabkan karena ponsel sering terjatuh atau terkena cairan.
     
     
    6. Jangan percaya mitos 'Memory EFFECT'
    Ini yang paling pentin untuk tipe baterai Lithium Ion dan Polymer waktu pengecasan baterai sebaiknya tidak menunggu baterai benar-benar habis. Karena akan sulit dihidupkan dan merusak baterai.
     
    7. Usahakan agar tetap dingin
    Salah satu masalah utama yang di hadapi oleh Li-Ion ataupun Li-Po adalah panas.Jika baterai smartphone Anda terlalu panas, maka kemungkinan kualitas atau kapasitas menurun akan lebih tinggi.
     
    8. Santai
    Cara yang paling efektif adalah yang ini. Memikirkan cara memperpanjang usia batrai memang baik, tapi ingat teknologi yang di sematkan di baterai smartphone anda itu sudah cukup untuk memenuhuni kebutuhan anda. Jangan niikmatila Gadget anda jangan terlalu pusing memikirkan baterainya dengan begitu anda bisa menjadi lebih produktif.





Baca juga

Rukan Artha Gading Niaga Blok i - 23, Jalan Boulevard Artha Gading

Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

(Belakang Mall Artha Gading)

Telp: (021) 4585-0387


Ruko Permata Regensi Blok B - 18, Jalan Haji Kelik

Srengseng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11630

(Depan Hutan Kota Srengseng)

Telp: (021) 5890-8355


Ruko Jalan Taman Daan Mogot Raya No. 23

Kel. Tanjung Duren Utara Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat 11470

(Belakang Mall Citraland dan Kampus UNTAR II)

Telp: (021) 2941-1188


Ruko Jalan Kartini Raya No. 53

Pancoran Mas, Depok 16436

(± 5 Menit dari Kantor Walikota Depok)

Telp: (021) 7720-7657


Rukan Crown Palace Blok A no 12, Jl Prof Dr Soepomo no 231 (Samping Universitas Sahid).

Kec. Tebet, Kel. Menteng Dalam.

(± 1 Menit dari Tugu Pancoran)

Jakarta Selatan 12870

Telp: (021) 2298-3886

Buka setiap hari Senin - Minggu jam 09.00 s/d 21.00

SMS: 0851-0055-5666 / 0819-7555-666 / 0812-9933-3913 / 0812-9393-3210 / 0812-1999-9155