Blog Request tutorial? klik disini!

  • Google Kembangkan Kesehatan

    Ditulis oleh: Alfiana Irsyada Salma
    556 kali dibaca
    29 Oct / 2014 14:41

    Kesehatan sangatlah penting bagi semua orang. Begitu juga bagi Google perusahaan terkenal di dunia. Secara bertahap Google telah meningkatkan investasi kesehatan. Pada bulan Januari lalu, Google meluncurkan lensa kontak pintar yang dapat mengukur kadar glukosa dalam air mata untuk memantau orang-orang yang mempunyai penyakit diabetes. Kemudian, awal September lalu, Google membeli perusahaan bioteknologi dan mengembangkan sebuah sendok yang dirancang untuk para pasien penyandang Parkinso.

    Bagi Sergey Brin, pendiri Google, mengembangkan teknologi kesehatan adalah kepentingan pribadi. Karena dulu ibunya pernah menderita Parkinson. Maka dari itu, Sergey Brin tertarik untuk membuat data yang dapat membantu memecahkan sejumlah penyakit yang paling bermasalah di dunia. Kini, Google akan semakin melebarkan sayapnya dalam bidang kesehatan dengan mengembangkan metode baru pendeteksi Kanker dan potensi serangan jantung.

    Google telah berupaya menggabungkan sebuah teknologi nanopartikel dan peranti sensor dengan model jam tangan. Jika konsep yang Google kerjakan berhasil, maka dalam jam tangan tersebut nantinya akan terdapat sensor yang dapat memantau peredaran darah serta komposisi darah. Bila terdeteksi terdapat jejak-jejak kanker dalam darah, sensor akan mengetahuinya.

    Proyek rilisan Google yang di pimpin oleh Dr. Andrew Conrad, seorang ahli biologi molekular. Sebelumnya, Dr. Andrew telah berhasil mengembangkan tes HIV dengan harga yang terjangkau untuk masyarakat.

    Dr. Andrew mengatakan “yang saat ini kami sedang coba lakukan adalah mengubah obat dari reaktif dan transaksional mengenai proaktif dan preventatif. Dengan adanya nanopartikel akan memberikan kemampuan untuk dapat menjelajah tubuh dalam skala molekular dan selular”. Menurutnya, seseorang yang hendak memakai teknologi pendeteksi dari Google nantinya harus terlebih dahulu menelan pil yang berisi nanopartikel.

    Setelah menelan pil nanopartikel tersebut nantinya nanopartikel akan beredar dalam darah dan menempel ke sel-sel tertentu, termasuk sel kanker. Kemudian informasi yang didapat nanopartikel ditangkap alat sensor seperti jam tangan yang dipakai si pengguna. Maka, akan dapat kita ketahui apakah kita terserang kanker atau tidak.

    Alat pendeteksi kanker dan potensi serangan jantung tersebut saat ini masih dalam proses belum resmi diperkenalkan dan masih dalam tahap uji coba.






Baca juga

Rukan Artha Gading Niaga Blok i - 23, Jalan Boulevard Artha Gading

Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

(Belakang Mall Artha Gading)

Telp: (021) 4585-0387


Ruko Permata Regensi Blok B - 18, Jalan Haji Kelik

Srengseng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11630

(Depan Hutan Kota Srengseng)

Telp: (021) 5890-8355


Ruko Jalan Taman Daan Mogot Raya No. 23

Kel. Tanjung Duren Utara Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat 11470

(Belakang Mall Citraland dan Kampus UNTAR II)

Telp: (021) 2941-1188


Ruko Jalan Kartini Raya No. 53

Pancoran Mas, Depok 16436

(± 5 Menit dari Kantor Walikota Depok)

Telp: (021) 7720-7657


Rukan Crown Palace Blok A no 12, Jl Prof Dr Soepomo no 231 (Samping Universitas Sahid).

Kec. Tebet, Kel. Menteng Dalam.

(± 1 Menit dari Tugu Pancoran)

Jakarta Selatan 12870

Telp: (021) 2298-3886

Buka setiap hari Senin - Minggu jam 09.00 s/d 21.00

SMS: 0851-0055-5666 / 0819-7555-666 / 0812-9933-3913 / 0812-9393-3210 / 0812-1999-9155