Fungsi Property CSS Transition

08/11/2014    Faizal Rafik    3117     Website

CSS Transition atau Transisi adalah Efek Transis yang memungkinkan sebuah elemen secara bertahap berubah dari satu gaya ke yang lain. Fungsi dari Efek Transisi ini adalah untuk membuat animasi pada hover, dimana saat kursor kita arahkan pada elemen yang mempunyai fungsi hover maka elemen tersebut akan secara bertahap berubah gaya.

Nah terkadang Efek Transisi ini belum tentu juga berjalan sempurna di browser seperti, Chrome, Firefox 4, Opera, IE, dan Safari atau bisa disebut juga dengan istilah Cross Browser. Agar Efek Transisi ini berjalan sempurna di semua browser, kalian perlu menambahkan yang namanya pre-fix atau fungsi tambahan pada CSS Transisi, seperti :

Chrome dan Safari : -webkit-

Firefox 4 : -moz-

Opera : -o-

IE : -ms-

Efek Transisi ini memiliki 4 sifat yaitu Property, Duration, Timing-Function, dan Delay. Dibawah ini adalah contoh penggunaan dari empat sifat Transisi tersebut.

See the Pen weajB by Dumet_School (@dumet_school) on CodePen.

Pada contoh di atas, jika kita menuliskan ke empat sifat tersebut maka akan banyak memakan baris pada file CSS kita, lebih mudahnya kita akan mempersingkat penulisan property CSS Efek Transisi tersebut, contohnya seperti berikut.

See the Pen tjpax by Dumet_School (@dumet_school) on CodePen.

Itulah fungsi Property CSS Transisi. Hanya dengan CSS kita juga sudah dapat membuat efek animasi yang cukup bagus. Sekian dulu tutorial dari saya sampai ketemu di tutorial berikutnya terima kasih.

No data.

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More