Blog Request tutorial? klik disini!

  • Foto Dulu Dong

    Ditulis oleh: Estu Susilo
    34578 kali dibaca
    20 Jul / 2014 12:43
    Selfie, siapa yang tidak kenal dengan aktivitas yang satu ini pastinya teman-teman sudah pernah bahkan sering melakukannya bukan ? Ya, Fenomena ‘Selfie’ kini sedang menyabar luas dimana-mana, bahkan banyak di cemooh sebagai simbol narsisme.
     
    Umumnya mereka yang memotret diri sendiri (selfie) merasa pantas atau memerkan keberadaan mereka di lokasi atau objek tertentu. Pertumbungan selfie secara global memang kian pesat dengan hadirnya media sosial yang mendukung fitur foto, tapi tahukah anda tren selfie sudah ada sejak seabad yang lalu.
     
    Selfie sudah ada sejak munculnya Kamera boks ‘Kodak Brownie’ tahun 1900 biasanya di lakukan melalui media cermin. Di abad 21 ini awal penggunaan kata ‘selfie’ terjadi pada tahun 2002. Kata ini muncul untuk pertama kalinya di semua forum Internet Australia tanggal 13 September 2002.
     
    Hingga kini kegiatan itu masih sangat populer dikalangan masyarakat global, sampai-sampai pada tahun 2013 kata ‘selfie’ mendapat predikat “Word Of The Year” menurut Kamus Oxford Inggris. Oxford sering sebut-sebut sebagai otoritas tertinggi dalam ilmu bahasa mengenai teknik penyusunan kamus (leksikografi).
     
    Pikun
     
    Sebuah riset di Fairfield University, menemukan dampak negatif dari selfie. Mereka menjalankan riset dengan melakakan sebuah perjalanan ke museum. Rombongan mahasiswa yang di jadikan subyek riset dibagi menjadi dua kelompok, setiap kelompok diminta berkeliling dan menikmati barang-barang koleksi museum yang membedakan adakah kelompok pertama dilarang masuki museum dengan membawa gadget, sedangkan kelompok kedua diperbolehkan.
     
    Hasilnya mahasiswa yang berada di kelompok pertama mampu dengan mudah menceritakan pengalaman mereka di dalam museum secara deskriptif. Namun, mahasiswa kelompok kedua  kesulitan mengisahkan pengalaman di dalam museum, bahkan mereka tidak ingat suasana yang terjadi di dalam museum.
     
    Foto-foto memang bisa membangkitkan memori tentang sesuatu, tapi hanya jika orang yang bersangkutan mau menghabiskan waktu untuk melihat foto tersebut. Sementara, foto digital biasanya tak diorganisasi dengan baik oleh kebanyakan orang sehingga memperkecil kemungkinan pemiliknya untuk mengakses dan bernostalgia dengan foto-foto itu.





Baca juga

Rukan Artha Gading Niaga Blok i - 23, Jalan Boulevard Artha Gading

Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

(Belakang Mall Artha Gading)

Telp: (021) 4585-0387


Ruko Permata Regensi Blok B - 18, Jalan Haji Kelik

Srengseng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11630

(Depan Hutan Kota Srengseng)

Telp: (021) 5890-8355


Ruko Jalan Taman Daan Mogot Raya No. 23

Kel. Tanjung Duren Utara Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat 11470

(Belakang Mall Citraland dan Kampus UNTAR II)

Telp: (021) 2941-1188


Ruko Jalan Kartini Raya No. 53

Pancoran Mas, Depok 16436

(± 5 Menit dari Kantor Walikota Depok)

Telp: (021) 7720-7657


Rukan Crown Palace Blok A no 12, Jl Prof Dr Soepomo no 231 (Samping Universitas Sahid).

Kec. Tebet, Kel. Menteng Dalam.

(± 1 Menit dari Tugu Pancoran)

Jakarta Selatan 12870

Telp: (021) 2298-3886

Buka setiap hari Senin - Minggu jam 09.00 s/d 21.00

SMS: 0851-0055-5666 / 0819-7555-666 / 0812-9933-3913 / 0812-9393-3210 / 0812-1999-9155