10 Framework Untuk Membangun Aplikasi Mobile

31/10/2014    Reza Indra    4945     Website

Banyak para pengembang web, yang mungkin hanya akrab dengan bahasa pemrograman HTML, CSS, dan JavaScript. Mengembangkan sebuah aplikasi mobile mungkin menjadi sesuatu yang cukup asing bagi mereka.

Secara teknis, aplikasi mobile di Android, iOS, dan Windows Phone yang dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman yang sama sekali berbeda. Sebuah aplikasi Android menggunakan Java, aplikasi iOS menggunakan Objective-C, sedangkan aplikasi Windows Phone menggunakan NET.

Tapi sekarang, dengan hanya menguasai HTML, CSS, dan JavaScript, kita dapat membangun aplikasi mobile. Salah satu keuntungan utama menggunakan teknologi web untuk membangun aplikasi adalah dapat dijalankan di semua platform mobile.

Untuk membuat aplikasi mobile ada banyak framework yang bisa digunakan. Di sini kita telah mengumpulkan 10 framework terbaik untuk membangun aplikasi mobile yang jutaan rupiah, berikut daftarnya.

1. jQuery Mobile

jQueryMobile adalah kerangka pengembangan mobile yang kuat untuk membangun aplikasi lintas platform. jQuery Mobile mendukung berbagai platform yang berbeda, dari desktop biasa, smartphone, tablet atau perangkat e-reader seperti Nook atau Kindle. Mirip dengan saudaranya jQuery UI, jQuery Mobile terdiri dari sejumlah komponen UI yang supot dengan teknologi touch screen.

2. Cordova/PhoneGap

Cordova/Phonegap menyediakan satu set JavaScript API yang terhubung ke fungsi asli perangkat seperti kamera, Kompas, Kontak, dan Geolocation. Cordova/Phonegap memungkinkan kita membangun aplikasi mobile tanpa bahasa pemrograman murni. Sebaliknya kita dapat menggunakan kerangka kerja seperti jQuery Mobile. Ini mendukung untuk semua platform mobile termasuk iOS, Android, Windows Phone, Blackberry dan Web OS.

3. Sencha Touch

Sencha Touch adalah kerangka kerja mobile didukung oleh HTML5 dan CSS3, menyediakan API Javascript, animasi, dan komponen yang kompatibel dengan platform mobile saat ini dan juga browser. Anda dapat mengkompilasi aplikasi anda, dan mengirimkan aplikasi ke App Stores. Selain itu, Sencha Touch menyediakan satu set tema untuk iOS, Android, Blackberry, Windows Phone, Tizen dan berbagai platform lain untuk membuat aplikasi anda merasa seperti aplikasi asli.

4. Ratchet

Ratchet awalnya digunakan oleh Twitter sebagai alat internal untuk membuat prototipe aplikasi mobile mereka, yang kemudian dipublikasikan untuk umum sebagai sebuah proyek open source. Ratchet hadir dengan koleksi User Interface dan JavaScript plugin untuk membangun aplikasi mobile yang sederhana.

5. Ionic

Ionic adalah framework mobile yang dibangun dengan HTML5 dan JS Library untuk membangun sebuah aplikasi interaktif. Mirip dengan ratchet, Ionic memiliki banyak font, Ionicons dan sekelompok kelas HTML dapat dibangun kembali untuk membangun UI mobile.

Selain 5 framework diatas, ada beberapa lagi framework aplikasi mobile yang dapat anda gunakan seperti: Lungo, jQT, Junior, Jo dan Famo.us.

No data.

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More

Cara Cepat Pintar Membuat Website, Tanpa Perlu Basic IT

Membuat website perusahaan, portal berita, blog, katalog online, dan e-commerce.

Learn More